UIN Suska Riau Perkuat Strategi Internasionalisasi PMB PTKIN 2026
Kementerian Agama mendorong perguruan tinggi Islam negeri memperkuat internasionalisasi dalam penerimaan mahasiswa baru. UIN Suska Riau turut ambil bagian dalam konsolidasi nasional untuk memperkuat promosi dan menarik mahasiswa lokal maupun internasional.
RINGKASAN BERITA:
- Pemerintah menargetkan 100 ribu mahasiswa asing melalui penguatan internasionalisasi kampus.
- UIN Suska Riau ikut konsolidasi nasional promosi PMB PTKIN 2026 di Jakarta.
- PTKIN didorong memperkuat ciri khas program studi untuk meningkatkan daya saing global.
RIAUCERDAS.COM, JAKARTA - Semangat internasionalisasi menjadi fokus baru dalam proses penerimaan mahasiswa baru di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Pemerintah menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa asing secara nasional hingga 100 ribu orang sebagai bagian dari penguatan daya saing pendidikan tinggi Indonesia di tingkat global.
Untuk mendukung target tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia menggelar pertemuan strategis bertajuk “Evaluasi Promosi SPAN PTKIN dan Konsolidasi Promosi UM-PTKIN 2026” di Jakarta pada 12–13 Mei 2026.
Kegiatan itu dihadiri delegasi dari berbagai PTKIN, termasuk UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, sebagai bagian dari upaya memperkuat promosi dan strategi penerimaan mahasiswa baru berbasis internasionalisasi.
Forum tersebut membahas evaluasi promosi jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) PTKIN sekaligus merumuskan penguatan sosialisasi jalur Ujian Masuk PTKIN 2026 agar lebih efektif dan menjangkau calon mahasiswa secara luas.
Selain meningkatkan jumlah pendaftar, konsolidasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kualitas input mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi Islam negeri agar mampu bersaing di level global.
Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN 2026, Abd. Aziz, menekankan pentingnya setiap kampus memiliki ciri khas atau distingsi program studi yang kuat guna menarik minat calon mahasiswa.
Menurutnya, di tengah banyaknya pilihan perguruan tinggi, program studi di PTKIN harus mampu menunjukkan keunggulan kompetitif dibandingkan perguruan tinggi lainnya.
Sementara itu, Rektor UIN Suska Riau menyatakan dukungannya terhadap penguatan internasionalisasi pendidikan tinggi Islam sebagaimana disampaikan Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN dan Ketua Forum Rektor PTKIN, Masnun Tahir.
Pihak UIN Suska Riau menilai proses penerimaan mahasiswa baru menjadi gerbang penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan wawasan global.
Keikutsertaan UIN Suska Riau dalam agenda nasional tersebut sekaligus menegaskan komitmen kampus dalam mendukung visi internasionalisasi pendidikan tinggi Islam yang kompetitif di tingkat dunia. (*)