Seleksi SNT 2026 di Bogor Disambut Antusias

Pelaksanaan seleksi Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Bogor berlangsung tertib dan antusias. Para calon murid berharap lolos agar dapat mengembangkan potensi, meraih prestasi, dan memperoleh pengalaman belajar yang lebih berkualitas.

Seleksi SNT 2026 di Bogor Disambut Antusias
Seleksi Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 di Kabupaten Bogor diikuti calon murid yang antusias mengejar kesempatan belajar di sekolah unggulan. (Sumber: Kemendikdasmen)

RINGKASAN BERITA:

  • Seleksi SNT 2026 di Kabupaten Bogor diikuti calon murid yang antusias mengejar kesempatan belajar di sekolah unggulan.
  • Peserta mempersiapkan diri dengan berlatih soal logika, numerasi, dan pemecahan masalah sebelum mengikuti Tes Skolastik.
  • Kemendikdasmen menegaskan proses seleksi berlangsung objektif, transparan, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta.

RIAUCERDAS.COM, BOGOR - Antusiasme tinggi mewarnai pelaksanaan seleksi Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/7/2026).

Para calon murid mengikuti setiap tahapan tes dengan harapan dapat memperoleh kesempatan belajar di lingkungan pendidikan yang dinilai mampu mendukung pengembangan prestasi dan potensi diri.

Didampingi orang tua, peserta hadir sejak awal pelaksanaan seleksi dan menjalani proses tes secara tertib.

Sebelum mengikuti ujian, mereka mengaku telah mempersiapkan diri dengan mempelajari materi dasar hingga berlatih mengerjakan berbagai jenis soal.

Salah seorang peserta, Sabrina Mutiara Saputri, mengatakan ketertarikannya mengikuti seleksi SNT berawal dari informasi yang diperolehnya melalui media sosial Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Menurutnya, sekolah tersebut menawarkan kualitas pendidikan dan fasilitas yang menarik.

"Kebetulan aku dapat informasi dari media sosial, Instagram Kemendikdasmen," terang Sabrina.

Untuk menghadapi Tes Skolastik, Sabrina mengaku memperbanyak latihan soal logika, numerasi, dan pemecahan masalah.

Setelah menyelesaikan tes, ia optimistis mampu meraih hasil terbaik.

"Aku yakin bahwa aku akan lolos. Aku ingin meraih lebih banyak prestasi lagi di SNT dan jadi pribadi yang lebih baik," ungkapnya.

Semangat serupa juga disampaikan Paramitha Putri R.

Ia menilai Tes Skolastik menjadi pengalaman yang membantunya memahami kemampuan diri sekaligus mengetahui aspek yang masih perlu ditingkatkan.

"Sepemahaman saya, SNT adalah program baru dari pemerintah untuk menciptakan masa depan yang lebih gemilang, menciptakan generasi-generasi emas," kata Paramitha.

Sementara itu, Muhammad Rico Alfarizky Janeeta mengetahui informasi mengenai SNT melalui kegiatan sosialisasi di sekolahnya.

Ia berharap dapat belajar dengan kurikulum yang berbeda dan memperoleh pengalaman baru.

"Harapan saya di sana semoga belajarnya lebih semangat. Kurikulumnya juga beda, bisa tambah pengetahuan lebih banyak," ujarnya.

Peserta lainnya, Liana Aulia Riyanto, juga berharap dapat diterima di SNT.

Menurutnya, program dan fasilitas pembelajaran yang ditawarkan menjadi nilai tambah yang dapat mendukung cita-citanya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.

Tes Skolastik merupakan salah satu tahapan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Nasional Terintegrasi Tahun Ajaran 2026/2027.

Melalui proses seleksi yang objektif, transparan, dan berkeadilan, Kemendikdasmen berupaya memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh calon murid untuk memperoleh layanan pendidikan bermutu sekaligus mengembangkan potensi, minat, dan bakat secara optimal. (*)