Wabup: Haul Syekh Muhammad Noer Rokan Jadi Momentum Teladani Dakwah Ulama
Wakil Bupati Rokan Hulu Syafaruddin Poti menghadiri Haul ke-66 Syekh Haji Muhammad Noer Rokan di Madrasah Suluk Serambi Muara Musu. Selain mengajak masyarakat meneladani perjuangan sang ulama, Pemkab Rohul juga menyerahkan bantuan Rp15 juta untuk madrasah tersebut.
RINGKASAN BERITA:
- Pemkab Rokan Hulu menyerahkan bantuan Rp15 juta kepada Madrasah Suluk Serambi Muara Musu saat Haul ke-66 Syekh Muhammad Noer Rokan.
- Wakil Bupati Syafaruddin Poti mengajak masyarakat meneladani nilai keikhlasan, kesederhanaan, dan perjuangan dakwah sang ulama.
- Haul dinilai menjadi momentum memperkuat ukhuwah, keimanan, serta melestarikan warisan ulama di Negeri Seribu Suluk.
RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Peringatan Haul ke-66 Syekh Haji Muhammad Noer Rokan dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus mendukung lembaga pendidikan Islam.
Dalam kegiatan itu, Pemkab Rohul menyerahkan bantuan sebesar Rp15 juta kepada Madrasah Suluk Serambi Muara Musu, Kecamatan Rambah Hilir.
Bantuan tersebut diserahkan Wakil Bupati Rohul, Syafaruddin Poti, saat menghadiri haul Syekh Haji Muhammad Noer Rokan di Madrasah Suluk Serambi Muara Musu, Kamis (9/7/2026).
Dalam sambutannya, Syafaruddin mengatakan peringatan haul bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi kesempatan mengenang jasa dan perjuangan seorang ulama yang memberikan pengaruh besar bagi perkembangan Islam di Rohul.
"Syekh Haji Muhammad Noer Rokan, bukan tokoh biasa, beliau adalah tokoh besar, ulama mursyid, yang ilmunya telah tersebar luas, murid-muridnya ada di seluruh penjuru negeri, melalui tarekat dan dakwahnya," ujar Syafaruddin.
Ia menilai Syekh Muhammad Noer Rokan tidak hanya menyebarkan ilmu agama, tetapi juga membentuk akhlak umat serta meletakkan fondasi spiritual yang kuat di tengah masyarakat Melayu, khususnya di Kabupaten Rohul.
"Beliau tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tapi juga membentuk akhlak, membimbing umat, dan meletakkan dasar-dasar spiritual yang kuat di tengah masyarakat Melayu, khususnya di Rokan Hulu," terangnya.
Menurut Syafaruddin, peringatan haul juga menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri dengan meneladani nilai-nilai yang diwariskan sang ulama, seperti keikhlasan, kesederhanaan, kecintaan terhadap ilmu, dan kepedulian kepada masyarakat.
"Banyak hal yang bisa kita pelajari dan terapkan dalam kehidupan warisan ilmu dari Syekh Muhammad Noer Rokan, beberapa diantaranya meliputi nilai keikhlasan, kesederhanaan, dan kecintaan beliau kepada ilmu dan kepekaannya terhadap umat yang bisa dicontoh oleh pemimpin di zaman saat ini," kata dia.
Wakil Bupati juga mengapresiasi keluarga besar almarhum, para mursyid, alim ulama, serta panitia yang terus menjaga tradisi haul sehingga warisan perjuangan Syekh Muhammad Noer Rokan tetap dikenang lintas generasi.
"Tugas selanjutnya pada generasi kita saat ini adalah merawat silaturahmi, kuatkan ukhuwah, dan jadikan momen haul ini sebagai ajang memperkuat keimanan dan kepedulian kita terhadap sesama," terangnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Rohul menyerahkan bantuan sebesar Rp15 juta kepada Madrasah Suluk Serambi Muara Musu sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang sejalan dengan identitas Rohul sebagai Negeri Seribu Suluk.
Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan itu antara lain Camat Rambah Hilir Mahadi, Anggota DPRD Rohul, Rio Maryadi, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat. (adv)