UIN Suska Riau dan Bawaslu Jajaki KKN Tematik Demokrasi

UIN Sultan Syarif Kasim Riau dan Bawaslu Provinsi Riau menjajaki kerja sama strategis di bidang pendidikan demokrasi. Kolaborasi itu mencakup rencana KKN tematik hingga pembinaan mahasiswa untuk mengikuti Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu tingkat nasional.

UIN Suska Riau dan Bawaslu Jajaki KKN Tematik Demokrasi
UIN Sultan Syarif Kasim Riau dan Bawaslu Provinsi Riau menjajaki kerja sama strategis di bidang pendidikan demokrasi, Jumat (10/7/2026). (Sumber: UIN Suska Riau)

RINGKASAN BERITA:

  • UIN Suska Riau dan Bawaslu menjajaki KKN tematik sebagai program edukasi demokrasi di masyarakat.
  • Mahasiswa didorong mengikuti Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu yang digelar Bawaslu RI dengan babak regional di Jakarta.
  • Kedua lembaga menyiapkan kerja sama resmi melalui MoU yang akan dilanjutkan dengan MoA bersama LP2M dan fakultas terkait.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Kolaborasi antara perguruan tinggi dan penyelenggara pengawas pemilu segera diperkuat di Riau.

Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau membahas pengembangan program pendidikan demokrasi yang melibatkan mahasiswa, mulai dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik hingga persiapan mengikuti kompetisi nasional.

Pembahasan tersebut berlangsung saat jajaran Bawaslu Provinsi Riau berkunjung ke UIN Sultan Syarif Kasim Riau pada Jumat (10/7/2026).

Pertemuan dihadiri Rektor UIN Suska Riau Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti MS.SE., M.Si., Ak., CA., Wakil Rektor III Dr. Harris Simaremare, S.T., M.T., Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Dr. Maghfirah, M.A., Ketua Tim Kerja Sama Fitry Yenty, S.Ag., serta perwakilan Bawaslu Provinsi Riau.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang pelibatan mahasiswa dalam berbagai program edukasi demokrasi yang selanjutnya akan diformalkan melalui kesepakatan kerja sama.

Rektor UIN Suska Riau, Prof. Leny Nofianti mengusulkan pelaksanaan KKN berbasis tematik sebagai bentuk implementasi kolaborasi.

Menurutnya, kampus dapat membentuk kelompok yang terdiri dari lima hingga sepuluh mahasiswa untuk menjalankan program-program Bawaslu di daerah tertentu.

Melalui KKN tematik tersebut, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan literasi politik dan demokrasi masyarakat sekaligus menjalankan upaya pencegahan melalui kegiatan edukasi di lapangan.

Dalam kesempatan yang sama, Bawaslu Provinsi Riau memperkenalkan agenda Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu yang diselenggarakan setiap tahun oleh Bawaslu RI dan terbuka bagi mahasiswa UIN Suska.

Pendaftaran kompetisi dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 24 Juli 2026.

Peserta diwajibkan menyusun artikel ilmiah serta membuat video presentasi sesuai mosi yang telah ditetapkan.

Tahap awal kompetisi dilakukan melalui seleksi artikel dan video yang dikirim secara daring.

Peserta yang lolos akan mengikuti babak regional di Jakarta dengan seluruh biaya akomodasi ditanggung oleh Bawaslu RI.

Untuk mendukung persiapan peserta, Bawaslu Provinsi Riau menyatakan siap memberikan pendampingan berupa bimbingan, penyediaan data, dan informasi yang dibutuhkan mahasiswa dalam menyusun materi debat.

Menanggapi peluang tersebut, Wakil Rektor III UIN Suska Riau Dr. Harris Simaremare mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Fakultas Syariah dan fakultas lainnya untuk menjaring mahasiswa yang berpotensi menjadi peserta.

Setelah proses seleksi internal selesai, universitas akan memberikan pembinaan khusus bersama tim Bawaslu agar para mahasiswa siap bersaing pada tingkat nasional.

Selain itu, UIN Suska Riau dan Bawaslu Provinsi Riau juga berencana menyusun Memorandum of Understanding (MoU) sebagai payung kerja sama yang akan ditindaklanjuti dengan Memorandum of Agreement (MoA) bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) serta fakultas terkait. (*)