Pemkab Rohul Matangkan Penyambutan 377 Jemaah Haji
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menyiapkan berbagai langkah untuk menyambut kepulangan 377 jemaah haji asal Rohul. Bupati Anton meminta koordinasi transportasi, penataan area bandara, dan penyambutan yang sederhana agar para jemaah dapat segera beristirahat setelah menempuh perjalanan panjang.
RINGKASAN BERITA:
- Pemkab Rohul menyiapkan pengaturan transportasi, parkir, dan kawasan bandara untuk menyambut kepulangan 377 jemaah haji.
- Bupati Anton meminta acara penyambutan dibuat sederhana agar jemaah dapat segera beristirahat setelah perjalanan panjang.
- Mayoritas jemaah akan kembali ke Rohul melalui Bandara Tuanku Tambusai, sementara kloter terakhir yang berjumlah enam orang melalui Pekanbaru.
RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mulai mematangkan persiapan menyambut kepulangan ratusan jemaah haji yang dijadwalkan tiba secara bertahap dalam beberapa hari ke depan.
Fokus utama pemerintah daerah adalah memastikan proses penjemputan dan kepulangan jemaah berlangsung aman, tertib, dan nyaman.
Bupati Rohul Anton ST MM meminta seluruh pihak terkait memperkuat koordinasi, terutama menyangkut pengaturan transportasi dan kesiapan kawasan bandara sebagai titik kedatangan para tamu Allah tersebut.
"Arahan pak bupati seperti itu. Bagaimana agar penyambutan kepulangan jemaah haji bisa berjalan lancar," ujar Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Rohul, Syofwan.
Selain koordinasi transportasi, pemerintah daerah juga menyiapkan penataan area Bandara Tuanku Tambusai agar proses penyambutan tidak menimbulkan kemacetan maupun gangguan ketertiban.
Bupati Anton menginstruksikan Satpol PP dan Dinas Perhubungan untuk mengatur lalu lintas kendaraan, area parkir, serta keberadaan pedagang dan pelaku usaha mikro yang beraktivitas di sekitar bandara.
Langkah tersebut dilakukan agar suasana penyambutan tetap tertib dan nyaman bagi jemaah maupun keluarga yang menjemput.
Pemerintah daerah juga berupaya menyederhanakan rangkaian acara penyambutan.
Menurut Anton, para jemaah baru saja menjalani perjalanan panjang dari Tanah Suci sehingga tidak perlu terlalu lama mengikuti kegiatan seremonial.
Skema pemulangan jemaah tahun ini masih menggunakan pola yang sama seperti tahun sebelumnya.
Setelah tiba di Embarkasi Batam, mayoritas jemaah akan melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat menuju Bandara Tuanku Tambusai di Rohul.
Pengecualian hanya berlaku bagi jemaah yang tergabung dalam kloter terakhir dengan jumlah enam orang.
Mereka dijadwalkan kembali melalui Pekanbaru.
Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rohul, Martillevy, menjelaskan bahwa jemaah haji asal Rohul terbagi dalam tiga kelompok terbang, yakni Kloter 8, Kloter 12, dan Kloter 18.
Menurutnya, gelombang pertama kepulangan dijadwalkan tiba pada 10 Juni 2026.
Setelah mendarat di Batam, para jemaah langsung diterbangkan menuju Rohul pada hari yang sama.
"Kalau sesuai jadwal, kedatangan yang perdana yakni kloter 10 Juni di Batam. Hari itu juga langsung ke Rohul," ujar Martillevy.
Sementara itu, jemaah yang tergabung dalam Kloter 12 dijadwalkan berangkat dari Arab Saudi pada 15 Juni dan diperkirakan tiba di Batam sehari kemudian.
"Terakhir itu masuk kloter 18. Itu jadwal pulangnya ya tanggal 20 Juni," terangnya.
Sebanyak 377 jemaah haji asal Rohul diketahui berangkat menuju Tanah Suci pada awal Mei lalu.
Pemerintah daerah memastikan seluruh jemaah yang berangkat akan kembali ke daerah dengan mendapatkan pelayanan kepulangan yang telah dipersiapkan bersama berbagai instansi terkait.
Persiapan yang dilakukan Pemkab Rohul diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para jemaah dan keluarganya, sekaligus memastikan seluruh rangkaian kepulangan berlangsung lancar hingga tiba kembali di kampung halaman. (adv)