Dishub Pekanbaru Perbaiki 1.000 Titik Lampu Jalan, JPO Sudirman Disiapkan Jadi Ikon Baru Kota
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mempercepat perbaikan penerangan jalan umum (PJU) dengan menuntaskan sekitar 1.000 titik dalam sebulan terakhir. Di saat yang sama, revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Jenderal Sudirman memasuki tahap akhir dan disiapkan menjadi salah satu landmark baru Kota Pekanbaru.
RINGKASAN BERITA :
- Dishub Pekanbaru telah memperbaiki sekitar 1.000 titik lampu penerangan jalan umum dalam sebulan terakhir.
- JPO di Jalan Jenderal Sudirman depan STC memasuki tahap finishing dan akan dilengkapi lampu hias serta ornamen bernuansa Melayu.
- Pemko Pekanbaru menargetkan JPO hasil revitalisasi menjadi ikon baru sekaligus spot foto favorit masyarakat dan wisatawan lokal.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru terus memperkuat infrastruktur perkotaan melalui dua program sekaligus, yakni perbaikan penerangan jalan umum (PJU) dan revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Jenderal Sudirman.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan sekaligus menghadirkan wajah baru kota yang lebih menarik.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru mencatat sekitar 1.000 titik lampu jalan telah berhasil diperbaiki dalam kurun satu bulan terakhir.
Perbaikan dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol dan jalan arteri yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat.
Kepala Dishub Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengatakan pekerjaan tidak hanya mencakup penggantian lampu yang rusak, tetapi juga perbaikan panel dan jaringan kabel yang mengalami gangguan.
"Ini bagian dari perawatan lampu jalan yang mungkin bermasalah, ada yang putus bola nya, ada yang dicuri kabelnya. Ini giat rutin kita, sudah sekitar 1.000 titik PJU yang rampung kita perbaiki," ujar Masykur, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, pengawasan terhadap kondisi lampu jalan dilakukan secara rutin siang dan malam.
Petugas di lapangan terus memantau titik-titik penerangan yang mengalami gangguan agar segera ditindaklanjuti.
Dishub juga mengerahkan tim Patroli Larut untuk memonitor kondisi PJU saat malam hari.
Jika ditemukan lampu yang padam, perbaikan ditargetkan dilakukan secepat mungkin tanpa menunggu berhari-hari.
"Kedapatan malam ini PJU padam, hari besok harus diperbaiki. Nggak boleh sampai lewat hari, masuk pengaduan pagi hari, siang kerjakan. Masuk pengaduan sore hari, malam harus dikerjakan. Jalanan harus terang," kata dia.
Untuk mendukung percepatan perbaikan, Dishub memastikan seluruh sarana pendukung seperti mobil tangga, kendaraan operasional, lampu cadangan, hingga stok kabel selalu tersedia.
JPO Dipasang Lampu Hias
Selain fokus pada penerangan jalan, Dishub Pekanbaru juga tengah menyelesaikan revitalisasi JPO yang berada di depan Sukaramai Trade Center (STC) di Jalan Jenderal Sudirman.
Saat ini proyek tersebut telah memasuki tahap akhir pengerjaan.
Masykur menjelaskan bahwa konstruksi utama JPO telah selesai dan kini pekerjaan difokuskan pada pemasangan pencahayaan serta ornamen dekoratif yang akan mempercantik tampilan bangunan.
"Tinggal sekarang kita ke tahap pekerjaan lampu. Sekarang sudah terpasang lampu, tapi ada beberapa lampu hias yang bakal kita tambah lagi," tuturnya.
Ia menyebutkan, sejumlah lampu hias dan lampu sorot akan dipasang pada bagian luar bangunan untuk memberikan efek visual yang menarik pada malam hari.
"Lampu warna-warni nanti, yang diluar dipasang lampu kiri kanan yang menembak ke atap JPO," ungkap Masykur.
Selama proses revitalisasi berlangsung, JPO tetap dapat digunakan masyarakat untuk menyeberang.
Pemko menargetkan seluruh pekerjaan segera rampung dalam waktu dekat.
Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan bahwa revitalisasi JPO tersebut tidak hanya bertujuan memperbaiki fungsi bangunan, tetapi juga menjadikannya sebagai ikon baru kota.
Menurut Agung, konsep yang diusung menggabungkan unsur budaya Melayu dengan teknologi pencahayaan modern tanpa menghilangkan nilai historis JPO yang telah lama menjadi bagian dari Kota Pekanbaru.
"Kita perbarui dengan konsep yang ada seni Melayunya, dengan tidak menghilangkan kenangan dari JPO ini sendiri," kata Agung.
Ia menambahkan, lokasi JPO yang berhadapan langsung dengan Jembatan Siak IV berpotensi menjadi titik favorit masyarakat untuk menikmati panorama kota sekaligus menjadi destinasi foto baru bagi kalangan muda.
Revitalisasi dilakukan karena sejumlah bagian bangunan telah mengalami penurunan kondisi akibat usia.
Beberapa lantai yang mengalami kerusakan juga telah diganti untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna.
Dengan perbaikan penerangan jalan dan revitalisasi JPO tersebut, Pemko Pekanbaru berharap dapat menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih aman, nyaman, dan menarik bagi masyarakat maupun pengunjung. (*)