Bupati Rohul Siap Fasilitasi Warga Lubuk Soting Bertemu PT Agrinas Palma Nusantara
Bupati Rokan Hulu Anton menyatakan siap memfasilitasi aspirasi masyarakat Desa Lubuk Soting yang ingin dilibatkan sebagai mitra pengelolaan kebun sawit bersama PT Agrinas Palma Nusantara.
RINGKASAN BERITA:
- Bupati Rohul siap memfasilitasi pertemuan warga Lubuk Soting dengan PT Agrinas Palma Nusantara.
- Warga meminta dilibatkan sebagai mitra resmi pengelolaan kebun eks PT Torus Ganda.
- Masyarakat menegaskan dukungan terhadap program negara, namun ingin memperoleh manfaat langsung.
RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton ST MM menyatakan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) akan memfasilitasi komunikasi antara masyarakat Desa Lubuk Soting dengan manajemen PT Agrinas Palma Nusantara terkait keinginan warga untuk bermitra dalam pengelolaan kebun sawit.
Pernyataan tersebut disampaikan Anton saat menerima perwakilan masyarakat Desa Lubuk Soting, Kecamatan Tambusai, di rumah dinas bupati, Rabu (20/5/2026).
“Saya akan sampaikan aspirasi masyarakat ini ke manajemen PT Agrinas. Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait,” tutur Bupati.
Menurutnya, pemerintah daerah memiliki kepentingan untuk memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan secara utuh dan mendapat perhatian dari perusahaan.
Ia juga mengimbau warga tetap menjaga situasi kondusif serta mengedepankan dialog dalam mencari solusi bersama.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal membangun komunikasi yang konstruktif antara masyarakat, pemerintah daerah, dan perusahaan agar tercipta solusi yang adil bagi seluruh pihak.
Sebelumnya, puluhan warga Desa Lubuk Soting menemui Bupati Rohul untuk menyampaikan harapan agar masyarakat setempat diberi ruang menjadi mitra resmi dalam pengelolaan kebun yang berada di wilayah desa mereka.
Warga menegaskan permintaan tersebut bukan bentuk penolakan terhadap kehadiran PT Agrinas Palma Nusantara, melainkan harapan agar program pengelolaan perkebunan negara juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat lokal.
Masyarakat diketahui telah mengirimkan surat resmi kepada PT Agrinas Palma Nusantara pada 17 Mei 2026. Surat itu berisi permohonan agar warga Desa Lubuk Soting dilibatkan dalam pengelolaan kebun eks PT Torus Ganda.
Selain mengirim surat, warga juga sempat menggelar aksi damai sebagai bentuk dukungan terhadap keberadaan perusahaan sekaligus menyampaikan aspirasi mereka.
Tokoh masyarakat Lubuk Soting, Robaa Nasution, mengatakan masyarakat hanya ingin koperasi yang sebelumnya mereka miliki dapat kembali dikelola oleh anggota koperasi setempat.
“Kami hanya ingin koperasi yang dulu milik kami bisa kami kelola kembali. Setidaknya kami diberi kesempatan menjadi mitra dalam pengelolaan kebun tersebut, karena kebun itu berada di wilayah Desa Lubuk Soting. Kami mendukung kehadiran Agrinas dan program negara, tetapi kami berharap masyarakat juga dilibatkan,” kata Robaa.
Ia menambahkan, di sejumlah daerah lain koperasi masyarakat tetap dikelola oleh pengurus dan anggotanya sendiri.
“Di tempat lain, koperasi dikelola oleh pengurusnya sendiri. Mengapa kami yang merupakan anggota koperasi justru tidak diberi kesempatan untuk mengelolanya?” tanya Robaa. (adv)
What's Your Reaction?