Bupati Rohul Ingatkan Orangtua Jangan Percaya Calo, Sebut SPMB 2026 Gratis
Bupati Rokan Hulu Anton ST MM mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan atau penerimaan siswa melalui jalur tidak resmi dalam SPMB 2026. Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menegaskan seluruh proses penerimaan murid baru berlangsung gratis tanpa pungutan.
RINGKASAN BERITA:
- Bupati Rohul mengingatkan orangtua agar tidak percaya calo yang menjanjikan kelulusan atau penerimaan siswa melalui jalur tidak resmi.
- SPMB 2026 di Rokan Hulu dilaksanakan melalui empat jalur, yaitu domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.
- Disdikpora Rohul menegaskan seluruh proses penerimaan murid baru gratis dan meminta masyarakat melaporkan jika menemukan pungutan.
RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Bupati Rokan Hulu (Rohul), Anton ST MM, mengeluarkan peringatan kepada para orangtua calon murid agar tidak terpengaruh rayuan calo yang menjanjikan kelulusan atau penerimaan peserta didik baru melalui cara-cara yang melanggar aturan.
Bupati menegaskan seluruh proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dilaksanakan secara transparan dan tanpa biaya.
Pesan tersebut disampaikan Anton saat menghadiri Penandatanganan Pakta Integritas SPMB yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Rokan Hulu, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa penerimaan murid baru dilakukan berdasarkan mekanisme dan jalur resmi yang telah ditetapkan pemerintah.
Karena itu, orangtua diminta tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang menawarkan bantuan dengan imbalan tertentu.
"Jangan mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan atau penerimaan dengan cara yang tidak benar," tutur Anton.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta calon peserta didik dan orangtuanya untuk mempersiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan sesuai jalur pendaftaran yang dipilih.
Pada pelaksanaan SPMB tahun ini, pemerintah menyediakan empat jalur penerimaan, yakni jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.
"Silakan pilih lewat mana dan lengkapi syarat-syaratnya," ujarnya.
Anton menegaskan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berkomitmen memastikan seluruh tahapan SPMB berjalan tertib, adil, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia juga mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan penerimaan murid baru untuk menjaga integritas dan menjunjung tinggi kejujuran.
Acara penandatanganan pakta integritas tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Rohul Yusmar, jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), forum kepala sekolah, perwakilan Kepolisian Resor Rohul, Kejaksaan Negeri Rohul, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Disdikpora Rohul, Alreza Ahyu, kembali menegaskan bahwa seluruh proses SPMB 2026 tidak dipungut biaya.
Menurutnya, kebutuhan operasional pelaksanaan penerimaan murid baru telah didukung melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
"SPMB itu gratis. Tidak ada pungutan dalam proses penerimaan murid baru. Jika masyarakat menemukan adanya pungutan, silakan melaporkan kepada Dinas Pendidikan. Kami akan menindaklanjuti sesuai aturan dan memberikan sanksi apabila terbukti terjadi pelanggaran," tegas Alreza.
Ia memastikan laporan masyarakat terkait dugaan pungutan liar akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan proses penerimaan murid baru berlangsung bersih dan akuntabel.
Dengan adanya pengawasan dari berbagai pihak serta komitmen pemerintah daerah, pelaksanaan SPMB 2026 di Kabupaten Rohul diharapkan berjalan lancar dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan. (adv)