Pemkab Rohul Andalkan Media Sosial untuk Promosikan 96 Destinasi Wisata Lewat Wonderful Indonesia
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menggandeng Kementerian Pariwisata dan DPR RI memperkuat promosi wisata daerah melalui branding “Wonderful Indonesia” berbasis media sosial. Strategi digital dinilai efektif memperkenalkan potensi wisata Rohul hingga ke tingkat nasional dan internasional.
RINGKASAN BERITA:
- Pemkab Rohul mempromosikan 96 destinasi wisata melalui strategi media sosial.
- DPR RI menilai konten viral dari wisatawan efektif mendongkrak promosi daerah.
- Kampanye Wonderful Indonesia di Rohul melibatkan pemerintah, influencer dan generasi muda.
RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) mulai mengoptimalkan promosi digital untuk memperkenalkan potensi wisata daerah.
Melalui kegiatan branding “Wonderful Indonesia” berbasis media sosial, Pemkab Rohul menargetkan promosi wisata lokal dapat menjangkau pasar nasional hingga internasional.
Kegiatan yang digelar di Ballroom Hotel Sapadia, Selasa (6/5/2026), merupakan kerja sama antara Pemkab Rohul, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, dan DPR RI dalam memperkuat sektor pariwisata di daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk.
Acara dibuka oleh Asisten III Setda Rohul, Edi Suherman yang mewakili Bupati Rokan Hulu.
Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Rohul H. Helfiskar, Kepala Dinas Kominfo Rohul Suharman, Anggota Komisi VII DPR RI Hendri Munief, serta sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Edi Suherman mengatakan branding “Wonderful Indonesia” bukan hanya slogan promosi, tetapi identitas yang menggambarkan kekayaan dan keramahan destinasi wisata Indonesia, termasuk di Kabupaten Rokan Hulu.
“Di Rohul sendiri, tercatat ada sekitar 96 objek wisata, mulai dari wisata religi hingga wisata alam yang memiliki daya tarik luar biasa,” kata dia.
Menurutnya, potensi wisata yang besar harus dibarengi strategi promosi yang kreatif dan berkelanjutan, terutama melalui media sosial yang kini menjadi sarana efektif untuk menjangkau wisatawan.
“Kita membutuhkan strategi promosi yang kreatif dan adaptif dengan perkembangan teknologi digital. Media sosial harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperkenalkan destinasi wisata Rohul ke tingkat nasional bahkan internasional,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Anggota DPR RI Hendri Munief.
Ia menilai promosi wisata di era digital sangat bergantung pada kekuatan konten media sosial, termasuk keterlibatan kreator konten, influencer, dan generasi muda.
"Ketika orang datang, menikmati alam Rohul, lalu membagikan ceritanya lewat media sosial, itu sudah menjadi promosi yang sangat kuat. Dari situ bisa lahir efek viral,” ujar Hendri.
Kegiatan tersebut diisi dengan pemaparan strategi branding digital, diskusi interaktif, hingga komitmen bersama untuk mengembangkan sektor pariwisata melalui kampanye “Wonderful Indonesia”.
Melalui promosi digital yang masif, Pemkab Rohul berharap potensi wisata religi, alam, dan budaya di daerah itu semakin dikenal luas serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. (*)