Rumah Korban Kebakaran di Rohul Dibangun Kembali, Bupati Anton Turun Langsung
Bupati Rokan Hulu Anton meninjau korban kebakaran di Pasir Pengaraian dan memastikan rumah warga yang hangus akan dibangun kembali dalam waktu kurang dari dua bulan.
RINGKASAN BERITA:
- Rumah korban kebakaran akan dibangun kembali dalam waktu kurang dari dua bulan.
- Bupati Anton turun langsung meninjau lokasi dan menyalurkan bantuan.
- Kolaborasi pemerintah dan lembaga sosial mempercepat penanganan korban.
RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Janji pembangunan kembali rumah korban kebakaran dalam waktu kurang dari dua bulan menjadi harapan baru bagi warga Dusun Lenggopan, Kelurahan Pasir Pengaraian, Rokan Hulu (Rohul).
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Rohul, Anton, saat meninjau lokasi kebakaran, Rabu (1/4/2026).
Kebakaran yang terjadi pada Selasa sore (31/3/2026) itu meluluhlantakkan rumah milik Roni hingga rata dengan tanah.
Saat kunjungan berlangsung, sisa-sisa kebakaran masih terlihat, menyisakan puing dan kayu hangus sebagai satu-satunya yang tersisa.
Bupati Anton datang bersama rombongan yang melibatkan Baznas Rohul, Dinas Sosial, serta unsur lainnya.
Kehadiran pemerintah daerah di lokasi tidak hanya untuk melihat kondisi, tetapi juga memastikan langkah penanganan cepat bagi korban.
Ia meninjau langsung area rumah yang terbakar dan menunjukkan empati mendalam atas musibah yang menimpa warga.
Dalam situasi tersebut, pemerintah menilai kebutuhan utama korban adalah tempat tinggal yang layak.
Melalui koordinasi dengan Baznas Rohul, pembangunan rumah baru bagi korban dipastikan segera direalisasikan dalam waktu singkat.
Selain itu, bantuan kebutuhan pokok juga langsung disalurkan kepada korban.
Bantuan tersebut berasal dari Dinas Sosial dan komunitas Sahabat Rohul Peduli untuk membantu keberlangsungan hidup pascakebakaran.
"Kita turut prihatin sedalam-dalamnya. Musibah ini tidak menyisakan apa-apa bagi saudara kita. Saat ini, yang mereka butuhkan adalah uluran tangan nyata, dan pemerintah hadir untuk memastikan mereka tidak sendirian menghadapi masa sulit ini," ujar Bupati Anton.
Langkah cepat ini mencerminkan respons pemerintah daerah dalam menangani bencana yang terjadi di masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah dan lembaga sosial diharapkan mampu meringankan beban korban.
Bagi warga sekitar, kehadiran bupati tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga memberikan semangat bahwa kehidupan dapat kembali dibangun setelah musibah. (*)


