Pengurus PGRI Tiga Kecamatan Dilantik Wakil Bupati Kampar

Wakil Bupati Kampar Misharti resmi melantik pengurus cabang PGRI Kecamatan Kuok, Bangkinang Kota, dan Bangkinang. Dalam pelantikan itu, ia menegaskan pentingnya peran guru sebagai pilar utama pembangunan bangsa.

Pengurus PGRI Tiga Kecamatan Dilantik Wakil Bupati Kampar
Pengurus PGRI di tiga kecamatan dilantik langsung oleh Wakil Bupati Kampar, Misharti pada Rabu (13/5/2026). (Sumber: Media Center Kampar)

RINGKASAN BERITA: 

  • Wabup Kampar Misharti melantik pengurus PGRI di tiga kecamatan.
  • Guru disebut sebagai pilar utama pembangunan dan pembentukan karakter bangsa.
  • Peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru menjadi prioritas utama PGRI Kampar.

RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Wakil Bupati Kampar sekaligus Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)'Kabupaten Kampar, Misharti, resmi melantik pengurus cabang PGRI Kecamatan Kuok, Kecamatan Bangkinang Kota, dan Kecamatan Bangkinang di Gedung Guru Bangkinang Kota, Rabu (13/5/2026).

Sebagai organisasi profesi guru terbesar di Indonesia, PGRI dinilai memiliki peran strategis dalam memperjuangkan kesejahteraan guru sekaligus meningkatkan mutu pendidikan.

Pelantikan pengurus cabang di tiga kecamatan tersebut disebut menjadi langkah penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi agar aspirasi para guru dapat lebih terakomodasi.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan kepengurusan cabang, dilanjutkan pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Misharti dan diikuti seluruh pengurus terpilih.

Dalam sambutannya, Misharti menegaskan bahwa guru merupakan pilar utama pembangunan bangsa karena memiliki tugas tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik dan membentuk karakter generasi muda.

“Guru bukan hanya mengajar, tetapi juga mendidik, membentuk karakter, dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

Ia berharap kepengurusan PGRI yang baru dapat menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kampar.

Selain itu, Misharti juga menekankan sejumlah hal penting, seperti peningkatan kualitas guru melalui pelatihan berkelanjutan dan penguasaan teknologi pendidikan.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan karakter siswa melalui penanaman nilai religius, budaya lokal, dan nasionalisme.

Menurutnya, kolaborasi antara organisasi guru dan pemerintah daerah juga perlu diperkuat untuk mendukung pembangunan sarana dan prasarana pendidikan serta peningkatan kesejahteraan guru.

“Kesejahteraan guru harus menjadi prioritas agar tenaga pendidik dapat bekerja dengan tenang dan penuh dedikasi,” tandasnya.

 Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Sekretaris PGRI Kabupaten Kampar Admiral, serta jajaran pengurus PGRI Kabupaten Kampar. (*)