TMMD ke-129 Perbaiki Jalan 230 Meter di Pangkalan Terap, Perlancar Akses Warga dan Logistik

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0313/KPR mempercepat perbaikan ruas jalan sepanjang 230 meter di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Perbaikan difokuskan pada penimbunan jalan berlubang dan pembenahan bahu jalan untuk meningkatkan keselamatan serta kelancaran transportasi masyarakat.

TMMD ke-129 Perbaiki Jalan 230 Meter di Pangkalan Terap, Perlancar Akses Warga dan Logistik
Satgas TMMD ke-129 memperbaiki jalan berlubang sepanjang 230 meter yang menjadi akses vital masyarakat Desa Pangkalan Terap, Selasa (21/7/2026). (Sumber: Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0313/KPR)

RINGKASAN BERITA:

  • Satgas TMMD ke-129 memperbaiki jalan berlubang sepanjang 230 meter yang menjadi akses vital masyarakat Desa Pangkalan Terap.
  • Perbaikan dilakukan dengan dukungan alat berat untuk memperkuat badan jalan dan bahu jalan di kawasan lahan gambut.
  • Ruas jalan yang sebelumnya rawan diharapkan lebih aman bagi warga dan kendaraan logistik setelah proyek TMMD selesai.

RIAUCERDAS.COM, PELALAWAN - Perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi salah satu sasaran fisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 terus dipercepat di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

Pada Selasa (21/7/2026), Satgas TMMD memfokuskan pekerjaan pada penimbunan jalan berlubang sepanjang sekitar 230 meter yang menjadi akses penting bagi masyarakat setempat.

Pekerjaan tersebut dipimpin oleh dua personel Babinsa Kodim 0313/KPR, Serka Sugeng S dan Serda Syamsul Bastian, yang mendampingi operasional alat berat selama proses perbaikan berlangsung.

Ruas jalan yang diperbaiki membentang dari kawasan Jembatan T. Tahal menuju Jembatan Penyamahan.

Selain menimbun badan jalan yang berlubang, Satgas juga melakukan pembenahan bahu jalan agar konstruksi jalan menjadi lebih kuat.

Sebelumnya, jalur tersebut dikenal sebagai salah satu titik rawan karena kondisi permukaan jalan yang tidak rata dan berlubang akibat karakteristik lahan gambut.

Kondisi itu kerap menghambat mobilitas warga maupun kendaraan pengangkut material untuk mendukung pelaksanaan TMMD.

Dalam pengerjaannya, satu unit alat berat jenis excavator atau grader digunakan untuk meratakan material sertu/base sekaligus memadatkan bahu jalan.

Langkah tersebut dilakukan guna meningkatkan daya dukung jalan sekaligus mengurangi risiko erosi saat dilalui kendaraan bermuatan.

Hingga sore hari, proses penimbunan sepanjang 230 meter berlangsung sesuai target tanpa kendala.

Setelah pekerjaan sektor tersebut selesai, alat berat disiagakan di sekitar Jembatan Kayu T. Ishak untuk melanjutkan pengerjaan pada titik berikutnya.

Seluruh rangkaian kegiatan perbaikan akses jalan di wilayah pesisir Kabupaten Pelalawan dilaporkan berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Penanggung jawab lapangan sasaran pelebaran jalan TMMD ke-129, Kapten Inf Mawardi, mengatakan perbaikan ruas jalan tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

"Hari ini personel Satgas di lapangan, Serka Sugeng dan Serda Syamsul, fokus mendampingi alat berat untuk menutup titik-titik jalan berlubang serta merapikan bahu jalan sepanjang 230 meter dari Jembatan T. Tahal menuju Jembatan Penyamahan," katanya.

Akses ini sangat vital bagi mobilitas masyarakat Desa Pangkalan Terap.

Satgas ingin memastikan bahwa setelah TMMD ke-129 ini selesai, masyarakat tidak lagi terhambat oleh jalan berlubang dan licin.

"Sesuai dengan komitmen 'TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa', seluruh pengerjaan fisik ini kita awasi ketat agar memberikan hasil infrastruktur jalan yang tangguh dan bertahan lama," tegasnya. (rls)