BMKG Pantau 11 Hotspot di Riau Meski Hujan Diprakirakan Guyur Hampir Seluruh Wilayah
BMKG mencatat masih terdapat 11 titik panas di Provinsi Riau meski hujan diprakirakan turun di hampir seluruh kabupaten dan kota pada Selasa (21/7/2026). Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta tidak membuka lahan dengan cara membakar
RINGKASAN BERITA:
- BMKG masih mendeteksi 11 hotspot di Riau meski hujan diprakirakan mengguyur hampir seluruh wilayah.
- Delapan titik panas berada di Kabupaten Indragiri Hulu dan tiga titik lainnya di Kabupaten Kuantan Singingi.
- BMKG mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan indikasi kebakaran hutan dan lahan.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih mendeteksi 11 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau meskipun hujan diprakirakan mengguyur hampir seluruh wilayah pada Selasa (21/7/2026).
Masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Anggun R., mengatakan berdasarkan pemantauan radar cuaca, hujan mulai terjadi sejak pagi di sejumlah daerah.
Berdasarkan pantauan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hilir, dan Kabupaten Indragiri Hulu.
"Waspadai pula hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai pada sore, malam hingga dini hari," ujarnya.
BMKG memprakirakan hujan akan meluas pada siang hingga sore dan berpotensi terjadi di hampir seluruh kabupaten dan kota di Riau.
Kondisi tersebut diperkirakan berlanjut hingga malam di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kota Pekanbaru.
Menjelang dini hari, hujan ringan masih berpotensi turun di Kota Dumai, Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Kampar, dan Kabupaten Bengkalis.
Secara umum, suhu udara di Riau diprakirakan berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60–100 persen.
Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.
"Untuk aktivitas di perairan, BMKG memperkirakan tinggi gelombang laut berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau kategori rendah sehingga kondisi perairan relatif aman bagi pelayaran," terang Anggun.
Sementara itu, berdasarkan pemantauan satelit hingga pukul 23.00 WIB, tercatat terdapat 246 titik panas di Pulau Sumatera.
Bangka Belitung menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 76 titik, disusul Sumatera Selatan 70 titik, Lampung 53 titik, Aceh 20 titik, Jambi sembilan titik, Kepulauan Riau tiga titik, Bengkulu dua titik, Sumatera Barat dua titik, dan Riau 11 titik.
Di Provinsi Riau, seluruh titik panas hanya terdeteksi di dua kabupaten, yakni delapan titik di Kabupaten Indragiri Hulu dan tiga titik di Kabupaten Kuantan Singingi.
"Sebanyak 11 titik panas masih terpantau di Provinsi Riau. Masyarakat kami imbau tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan agar dapat segera ditangani," kata Anggun.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi cuaca.
Meski peluang hujan semakin luas, potensi kebakaran hutan dan lahan belum sepenuhnya hilang sehingga kewaspadaan terhadap kemunculan hotspot tetap diperlukan. (*)