Wabup Rohul: Tahun Baru Islam adalah Kesempatan untuk Refleksi Diri

Wakil Bupati Rokan Hulu Syafaruddin Poti mengajak masyarakat memaknai Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum meningkatkan keimanan, mempererat persaudaraan, dan memperkuat semangat membangun daerah. Pesan tersebut disampaikan saat Pengajian Akbar di Kecamatan Kunto Darussalam.

Wabup Rohul: Tahun Baru Islam adalah Kesempatan untuk Refleksi Diri
Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafaruddin Poti SH MM mengikuti Pengajian Akbar dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Desa Koto Baru, Kecamatan Kunto Darussalam, Sabtu (20/06/2026). (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA: 

  • Wabup Rohul mengajak masyarakat menjadikan semangat hijrah sebagai inspirasi untuk memperkuat keimanan dan persatuan.
  • Pengajian Akbar Tahun Baru Islam di Kunto Darussalam dihadiri ratusan warga dari berbagai desa.
  • Rokan Hulu kembali ditegaskan sebagai Negeri Seribu Suluk yang menjunjung kuat nilai-nilai keagamaan dan tradisi Islam.

RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan masyarakat.

Wakil Bupati Rohul, Syafaruddin Poti SH MM mengajak warga menjadikan semangat hijrah sebagai landasan untuk memperbaiki diri sekaligus memperkuat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Syafaruddin Poti saat menghadiri Pengajian Akbar Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang digelar di halaman Masjid Jami Al-Barokah, Dusun Suka Maju, Desa Koto Baru, Kecamatan Kunto Darussalam, Sabtu (20/6/2026).

Ratusan masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Kunto Darussalam memadati lokasi kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan nuansa religius.

Selain menjadi ajang memperingati pergantian tahun Hijriah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian kalender, melainkan kesempatan untuk melakukan refleksi diri dan meningkatkan kualitas kehidupan.

"Momentum peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah harus kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah yang kita cintai ini," ujar Syafaruddin Poti.

Ia menambahkan, semangat hijrah yang diwariskan dalam sejarah Islam harus menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berbenah dan menghadirkan perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, identitas Kabupaten Rohul sebagai Negeri Seribu Suluk menjadi modal penting dalam menjaga nilai-nilai religius yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat.

Sebagai Negeri Seribu Suluk, tuturnya, Rohul memiliki kekayaan spiritual yang menjadi identitas dan kebanggaan daerah. 

"Nilai-nilai agama harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi muda agar tetap menjadi pondasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," ungkapnya. 

Wakil bupati juga berharap kegiatan keagamaan seperti pengajian akbar dapat terus dilaksanakan sebagai media dakwah sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Prasetyo, Kepala Dinas Koperasi, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Suparno, Camat Kunto Darussalam, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Sementara itu, tausiyah agama disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Darunnajah Lampung, Gus Fuad Hasyim.

Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah menjadikan tahun baru Hijriah sebagai momentum memperbanyak amal saleh, meningkatkan kualitas ibadah, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, kemajuan, dan keberkahan masyarakat Desa Koto Baru, Kecamatan Kunto Darussalam, serta Kabupaten Rohul secara keseluruhan. (adv)