Susun Visi, FEIS UIN Suska Minta Pandangan Unsur Eksternal
Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Suska Riau melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam penyusunan visi, misi, tujuan, dan strategi fakultas periode 2026–2029. Langkah ini dilakukan untuk memastikan arah pengembangan fakultas selaras dengan kebutuhan dunia kerja, masyarakat, dan pembangunan di masa depan.
RINGKASAN BERITA:
- FEIS UIN Suska melibatkan stakeholder eksternal untuk menyusun visi dan strategi fakultas periode 2026–2029.
- Masukan dari dunia luar kampus dinilai penting agar arah pengembangan fakultas lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
- FGD menjadi langkah awal penyempurnaan dokumen strategis yang akan menjadi pedoman pengembangan FEIS dalam empat tahun mendatang.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau membuka ruang partisipasi bagi berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan arah pengembangan fakultas untuk empat tahun ke depan.
Upaya tersebut dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Bedah Rancangan Visi, Misi, Tujuan dan Strategi Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Suska Riau” yang digelar secara daring, Kamis (4/6/2026).
Forum tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi di lingkungan FEIS, para dekan dari berbagai fakultas di UIN Suska Riau, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Riau, stakeholder, serta perwakilan organisasi mahasiswa.
Dekan FEIS UIN Suska Riau, Dr. Desrir Miftah, S.E., MM., Ak., CA., mengatakan bahwa keterlibatan pihak eksternal menjadi bagian penting dalam proses penyusunan visi dan strategi fakultas agar kebijakan yang dihasilkan lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
“Kami tidak hanya memerlukan pandangan internal saja, namun pandangan eksternal juga akan sangat penting menjadi acuan untuk pengembangan FEIS, terutama dari para stakeholder. Dengan demikian, alumni FEIS nantinya diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan,” ujarnya.
Menurut dia, penyusunan visi, misi, tujuan, dan strategi tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan perspektif internal kampus.
Masukan dari berbagai pihak diperlukan untuk memastikan arah pengembangan fakultas mampu menjawab tantangan dan kebutuhan zaman.
FGD tersebut menjadi bagian dari tahapan penyusunan dokumen strategis FEIS untuk periode 2026–2029.
Dalam forum itu, peserta membahas berbagai rancangan kebijakan yang akan menjadi landasan pengembangan fakultas dalam bidang akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan daya saing lulusan.
Paparan utama disampaikan oleh Dr. Nurlasera, S.E., M.Si yang mempresentasikan draf rancangan visi, misi, tujuan, dan strategi FEIS periode 2026–2029.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan dipandu oleh moderator Dr. Rodi Wahyudi, S.Sos., M.Soc.Sc.
Melalui forum tersebut, berbagai masukan dan pandangan dari peserta dihimpun sebagai bahan penyempurnaan dokumen strategis fakultas.
Hasil pembahasan diharapkan mampu menghasilkan arah kebijakan yang lebih komprehensif dan sesuai dengan perkembangan kebutuhan pendidikan tinggi.
Penyelenggaraan FGD ini sekaligus menegaskan komitmen FEIS UIN Suska Riau dalam memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan ilmu ekonomi dan ilmu sosial yang adaptif terhadap perubahan serta mampu menghasilkan lulusan yang berkontribusi bagi pembangunan masyarakat dan bangsa. (*)