Kampar Raih Terbaik Nasional Imunisasi MR Bayi, Pemkab Perkuat Program Imunisasi 2026
Pemerintah Kabupaten Kampar terus memperkuat program imunisasi setelah mencatat prestasi sebagai daerah terbaik nasional dalam capaian imunisasi MR1 pada bayi tahun 2026. Penguatan program dilakukan melalui rapat koordinasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna meningkatkan cakupan imunisasi dan perlindungan kesehatan anak.
RINGKASAN BERITA:
- Kabupaten Kampar meraih peringkat terbaik nasional untuk capaian imunisasi MR1 pada bayi tahun 2026.
- Capaian imunisasi MR1 mencapai 97,7 persen dan MR2 sebesar 95,6 persen, melampaui target nasional 95 persen.
- Pemkab Kampar memperkuat program imunisasi untuk meningkatkan perlindungan anak dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Kabupaten Kampar mencatat capaian membanggakan di bidang kesehatan dengan meraih predikat terbaik nasional untuk capaian imunisasi MR1 pada bayi tahun 2026.
Prestasi tersebut menjadi modal penting bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat pelaksanaan program imunisasi di seluruh wilayah kabupaten.
Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penguatan Program Imunisasi Kabupaten Kampar Tahun 2026 yang dibuka Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti, S.Ag., M.Si., didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr. Himawan di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan itu dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, organisasi profesi kesehatan, tokoh masyarakat, hingga perwakilan lembaga nasional dan internasional yang mendukung pelaksanaan program imunisasi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kampar memberikan apresiasi kepada seluruh pengelola program imunisasi di tingkat Puskesmas atas capaian yang diraih sepanjang tahun 2025 dan keberhasilan mempertahankan pelaksanaan imunisasi sesuai standar yang ditetapkan.
Menurut Misharti, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja pada tahun 2026, terutama dalam mendorong cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), pencapaian Universal Child Immunization (UCI) di seluruh desa, serta imunisasi lanjutan bagi baduta, anak usia sekolah, dan wanita usia subur.
Ia menegaskan bahwa program imunisasi memiliki peran penting dalam memastikan bayi dan balita memperoleh perlindungan terhadap berbagai Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).
"Penguatan Program Imunisasi ini merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan visi pembangunan 'Kampar Di Hati', khususnya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang dekat, cepat, merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat," kata Misharti.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr. Himawan menjelaskan bahwa rapat koordinasi tersebut bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program imunisasi agar tetap berjalan sesuai kebijakan, standar operasional prosedur, dan pedoman yang berlaku.
Selain itu, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk menyusun berbagai rekomendasi perbaikan guna meningkatkan mutu layanan imunisasi secara berkelanjutan.
Dalam laporannya, dr. Himawan menyampaikan bahwa pelaksanaan imunisasi kejar atau Catch Up Campaign (CUC) campak-rubela (MR) yang diselesaikan pada April 2026 berhasil melampaui target nasional.
Data menunjukkan capaian imunisasi MR1 pada bayi mencapai 4.417 anak atau 97,7 persen, sedangkan imunisasi MR2 pada kelompok baduta mencapai 15.210 anak atau 95,6 persen.
Kedua capaian tersebut melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 95 persen.
Atas keberhasilan tersebut, Kabupaten Kampar berhasil meraih peringkat terbaik pertama nasional untuk capaian imunisasi MR1 pada bayi tahun 2026.
Menutup kegiatan, Wakil Bupati Kampar mengajak seluruh pengelola program imunisasi untuk terus meningkatkan kolaborasi dan profesionalisme dalam menjalankan program kesehatan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya ketepatan pencatatan dan pelaporan melalui sistem aplikasi yang tersedia agar setiap capaian dapat terdokumentasi dengan baik dan menjadi dasar penyusunan kebijakan kesehatan yang lebih efektif di masa mendatang. (*)