Warga Sontang Resah Narkoba, Bupati Rohul dan Kapolres Turun Langsung Berdialog
Bupati Rokan Hulu Anton bersama Kapolres Rohul turun langsung menemui warga Desa Sontang yang resah terhadap dugaan peredaran narkoba di wilayah mereka. Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat keamanan dan memberantas narkoba di Kecamatan Bonai Darussalam.
RINGKASAN BERITA:
- Bupati Rohul dan Kapolres turun langsung menemui warga yang resah soal narkoba.
- Warga Desa Sontang menyampaikan aspirasi keamanan dalam dialog terbuka.
- Polisi dan pemerintah daerah akan meningkatkan patroli serta deteksi dini kriminalitas.
RIAUCERDAS.COM, SONTANG - Keresahan masyarakat Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, terhadap dugaan maraknya peredaran narkoba mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan aparat kepolisian.
Bupati Rohul, Anton ST MM bersama Kapolres Rohul, AKBP Emil Eka Putra turun langsung berdialog dengan warga pada Minggu (10/5/2026) siang di Desa Sontang.
Kehadiran pemerintah daerah dan kepolisian dilakukan setelah masyarakat mulai menunjukkan keresahan terhadap persoalan narkoba dan kriminalitas yang dinilai mengganggu keamanan lingkungan.
Ratusan warga menyampaikan aspirasi dan keluhan mereka dalam dialog terbuka yang berlangsung penuh kekeluargaan.
Warga juga terinspirasi dari gerakan masyarakat di Panipahan yang sebelumnya aktif mendorong penindakan terhadap pelaku narkoba.
Dalam pertemuan itu, Anton menegaskan bahwa pemerintah daerah siap berdiri bersama masyarakat untuk menjaga keamanan kampung dan memberantas peredaran narkoba.
“Kami hadir bukan hanya untuk mendengar, tetapi untuk bersama-sama mencari jalan keluar. Narkoba adalah musuh kita bersama. Begitu juga dengan tindak kriminal yang meresahkan warga. Mari kita jaga kampung ini dengan kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong,” ujar Bupati.
Sementara Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra juga memastikan kepolisian akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait gangguan keamanan maupun dugaan peredaran narkoba di wilayah tersebut.
“Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi hasil dari kerja sama seluruh elemen masyarakat. Ketika warga berani bersuara, peduli terhadap lingkungan, dan bersinergi dengan aparat, maka ruang gerak pelaku kejahatan akan semakin sempit,” kata Kapolres.
Sebagai tindak lanjut, aparat kepolisian bersama pemerintah daerah akan meningkatkan patroli dan memperkuat langkah deteksi dini guna mencegah tindak kriminalitas serta penyalahgunaan narkoba di Kecamatan Bonai Darussalam.
Dialog tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan aparat desa setempat.
Dari pertemuan itu muncul komitmen bersama untuk menjaga keamanan lingkungan dan menciptakan wilayah Bonai Darussalam yang aman bagi masyarakat dan generasi muda. (adv)
What's Your Reaction?