Bupati Kampar Resmikan Sekolah Lansia Tangguh, 96 Peserta
Pemerintah Kabupaten Kampar meluncurkan Sekolah Lansia Tangguh sebagai upaya menciptakan lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif. Pada kesempatan yang sama, sebanyak 96 peserta dari empat sekolah lansia mengikuti prosesi wisuda.
RINGKASAN BERITA:
- Pemkab Kampar resmi meluncurkan Sekolah Lansia Tangguh untuk mendorong lansia tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif.
- Sebanyak 96 peserta dari empat Sekolah Lansia diwisuda setelah menyelesaikan program pembelajaran.
- Saat ini Kabupaten Kampar telah memiliki sembilan Sekolah Lansia yang didukung anggaran desa dan swadaya masyarakat.
RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Sebanyak 96 peserta dari empat Sekolah Lansia di Kabupaten Kampar resmi diwisuda bersamaan dengan peluncuran Sekolah Lansia Tangguh yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Program tersebut dihadirkan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pendidikan nonformal yang berfokus pada kesehatan, kemandirian, dan produktivitas.
Peluncuran Sekolah Lansia Tangguh berlangsung di Aula Kantor Bupati Kampar, Selasa (7/7/2026), dan dipimpin langsung Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T.
Kegiatan ini merupakan inisiasi yang difasilitasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama pemerintah daerah sebagai respons terhadap meningkatnya populasi lanjut usia agar tetap berdaya.
Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar mengatakan peluncuran program tersebut menjadi momen istimewa karena dirangkaikan dengan wisuda peserta Sekolah Lansia Standar I dan Standar II.
Ada juga penandatanganan kerja sama, serta sosialisasi Sekolah Lansia Tangguh yang baru dibentuk.
"Hari ini adalah momen yang penuh dengan kebanggaan dan kebahagiaan, karena kita berkumpul selain melaksanakan peluncuran sekolah lansia di Kabupaten Kampar," tuturnya.
Menurutnya, semangat para lansia dalam mengikuti proses pembelajaran menjadi bukti bahwa pendidikan dapat dijalani pada setiap tahap kehidupan.
"Ini membuktikan bahwa pendidikan adalah hak setiap individu tanpa memandang usia. Para orang tua kita ini adalah contoh yang menginspirasi kita semua, bahwa belajar tidak ada kata terlambat," tuturnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh fasilitator dan pengelola Sekolah Lansia yang telah memberikan pendampingan secara sukarela dan penuh kesabaran kepada para peserta.
Sementara itu, Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Kampar, Drs. Edi Efrizal, M.Si., melaporkan sebanyak 96 peserta dari empat Sekolah Lansia mengikuti wisuda pada tahun ini.
Ia juga menyebutkan saat ini Kabupaten Kampar telah memiliki sembilan Sekolah Lansia yang tersebar di Kecamatan Bangkinang Kota, Bangkinang, Tapung Hilir, Tambang, XIII Koto Kampar, Tapung, dan Kuok.
Menurut Edi Efrizal, penyelenggaraan Sekolah Lansia sepenuhnya didukung melalui anggaran desa dan swadaya masyarakat.
Setiap peserta diwajibkan menyelesaikan 12 kali pertemuan sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Peluncuran Sekolah Lansia Tangguh ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Kampar, kemudian dilanjutkan prosesi wisuda yang dipimpin Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Muhammad Irzal, S.E., M.E., Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Kampar, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kampar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Muhammad Irzal, Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kampar Ayi Ardi, Ketua GOW Kabupaten Kampar Erni Haerani, S.Pd., M.M., perwakilan BKMT Kabupaten Kampar Hj. Debbie Ricardo, S.E., serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah dan camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar. (*)