Festival Dragon Boat Kampar 2026 Digelar 3 Hari, Pemkab Targetkan Dongkrak Sport Tourism

Pemkab Kampar menyiapkan Festival Dragon Boat Pacu Sampan 2026 sebagai bagian HUT ke-76 Kampar. Event ini diharapkan mampu mendorong pariwisata dan ekonomi masyarakat lokal.

Festival Dragon Boat Kampar 2026 Digelar 3 Hari, Pemkab Targetkan Dongkrak Sport Tourism
Suasana rapat persiapan Festival Dragon Boat Pacu Sampan 2026, Kamis (26/3/2026) yang dipimpin Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar, Ardi Mardiansyah, S.STP, M.Si mewakili Bupati Kampar, di ruang rapat Kantor Bupati Kampar, Kamis (26/3/2026). (Sumber: Media Center Kampar)

RINGKASAN BERITA: 

  • Festival Dragon Boat Kampar digelar 3–5 April 2026 di Sungai Kampar
  • Pemkab targetkan event jadi penggerak sport tourism dan ekonomi lokal
  • OPD diminta pastikan kesiapan infrastruktur, keamanan, dan kebersihan.

RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Pemerintah Kabupaten Kampar mematangkan persiapan Festival Dragon Boat Pacu Sampan 2026 yang ditargetkan menjadi momentum kebangkitan sport tourism sekaligus menarik ribuan wisatawan ke daerah tersebut.

Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar, Ardi Mardiansyah, S.STP, M.Si, mewakili Bupati Kampar, di ruang rapat Kantor Bupati Kampar, Kamis (26/3/2026).

Rapat dihadiri jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memastikan kesiapan pelaksanaan, mulai dari infrastruktur, keamanan, hingga promosi acara.

Festival Dragon Boat Pacu Sampan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 April 2026.

Kegiatan akan dipusatkan di aliran Sungai Kampar, tepatnya di bawah Jembatan Bangkinang, Dusun Kampung Godang, Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang.

Dalam arahannya, Ardi menegaskan bahwa event ini tidak sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi ajang untuk menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini merupakan sempena HUT Kampar ke-76. Dia meminta seluruh OPD terkait untuk saling bersinergi. Bukan hanya soal balapan di air, tapi juga soal kenyamanan pengunjung, kebersihan lokasi, hingga dampak ekonomi bagi warga di Dusun Kampung Godang dan Desa Pulau Lawas.

"Kami minta kepada seluruh komponen untuk dapat menyukseskan dan memeriahkan kegiatan ini ," tegas Ardi Mardiansyah.

Ia juga menyoroti lokasi kegiatan yang berada di bawah Jembatan Bangkinang sebagai titik strategis yang berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas.

Untuk itu, Dinas Perhubungan dan Satpol PP diminta memastikan kelancaran arus kendaraan serta menjaga ketertiban umum di kawasan tersebut.

"Kita ingin acara ini berjalan sukses, aman, dan meriah. Semua mata akan tertuju ke Pulau Lawas, maka kesiapan infrastruktur dan kebersihan area sungai harus menjadi prioritas kita bersama," tutupnya.

Pemerintah daerah berharap festival ini mampu menarik kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah, serta memperkuat posisi Kabupaten Kampar sebagai destinasi wisata berbasis sungai. (*)