7 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Rampung di Kampar, Permudah Akses Sekolah dan Ekonomi Warga

Sebanyak tujuh Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II telah dibangun di Kabupaten Kampar. Salah satunya berada di Desa Salo Timur yang diresmikan bersamaan dengan 80 jembatan di Riau dan diharapkan memperlancar mobilitas, akses pendidikan, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

7 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Rampung di Kampar, Permudah Akses Sekolah dan Ekonomi Warga
Bupati Kampar, Misharti bersama Forkopimda dan siswa foto bersama di salah satu Jembatan Merah Putih Presisi di Kecamatan Kuok yang baru diresmikan Kapolri, Rabu (8/7/2026). (Sumber: Media Center Kampar)

RINGKASAN BERITA:

  • Tujuh Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II telah dibangun di Kabupaten Kampar, termasuk satu di Desa Salo Timur.
  • Jembatan baru menggantikan jembatan yang rusak akibat banjir dan longsor serta mempercepat akses warga dan pelajar menuju sekolah.
  • Kapolri menegaskan pembangunan jembatan bertujuan meningkatkan pelayanan publik, memperkuat konektivitas, dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Kabupaten Kampar kini memiliki tujuh Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II yang telah terealisasi di sejumlah kecamatan.

Infrastruktur tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mempermudah akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Salah satu jembatan yang diresmikan berada di Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Rabu (8/7/2026).

Peresmian diikuti Wakil Bupati Kampar Dr. H. Misharti, S.Ag., M.Si., dan dilakukan secara serentak bersama 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di berbagai daerah di Provinsi Riau melalui Zoom Meeting yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Sosial Agustar, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kampar Helmi, unsur Forkopimda, Kepala Desa Salo Timur, para pelajar, serta tamu undangan lainnya.

Dalam prosesi peresmian, Kapolri didampingi Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dan Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heriawan.

Acara ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemecahan kendi berisi air bunga sebagai simbol selesainya pembangunan jembatan.

Jembatan di Desa Salo Timur dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang rusak akibat banjir dan longsor.

Infrastruktur sepanjang 20 meter dengan lebar 4 meter itu menghubungkan Desa Salo Timur dengan Desa Salo serta menjadi jalur yang lebih cepat bagi anak-anak menuju sekolah.

Selain itu, jembatan tersebut juga memudahkan akses masyarakat dari dua desa menuju Batalyon 132/BS, termasuk menuju SD 008 Batalyon 132/BS.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pembangunan jembatan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjalankan arahan Presiden untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Pembangunan jembatan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat sehingga dapat mempermudah mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, pemulihan infrastruktur, dan memperkuat akses antarwilayah," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kampar Dr. H. Misharti menyampaikan apresiasi kepada Polri atas pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Kabupaten Kampar.

"Di Kabupaten Kampar telah terealisasikan 7 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II yang mana 3 di Kecamatan Kuok, 1 jembatan di Kecamatan Salo dan 3 Jembatan di Kecamatan Kampar Kiri," tutur Misharti.

Menurut Misharti, keberadaan jembatan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan mobilitas, kemudahan akses menuju fasilitas pendidikan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri serta berharap pembangunan jembatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang guna mendukung perkembangan wilayah di Kabupaten Kampar.

Peresmian di Desa Salo Timur ditutup dengan pemotongan pita, penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar, serta peninjauan langsung jembatan oleh Kapolri bersama jajaran Forkopimda. (*)