UIR Wisuda 1.143 Lulusan, Total Alumni Tembus 84 Ribu Orang

Universitas Islam Riau (UIR) mewisuda 1.143 lulusan program sarjana, magister, dan doktor pada Wisuda Periode II Tahun 2026. Dengan tambahan lulusan tersebut, jumlah alumni UIR kini mencapai 84.061 orang.

UIR Wisuda 1.143 Lulusan, Total Alumni Tembus 84 Ribu Orang
Suasana pelaksanaan wisuda di Universitas Islam Riau pada Rabu (24/6/2026). (Sumber: Humas UIR)

RINGKASAN BERITA:

  • Sebanyak 1.143 wisudawan resmi menyandang gelar akademik dalam rapat terbuka senat yang digelar di Gedung Gelora UIR.
  • Rektor UIR menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar akademik.
  • Para lulusan diharapkan terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan formal maupun nonformal agar mampu menguasai bidang profesi masing-masing.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Universitas Islam Riau (UIR) kembali menambah jumlah alumninya melalui pelaksanaan Wisuda Program Sarjana, Magister, dan Doktor Periode II Tahun 2026.

Sebanyak 1.143 wisudawan resmi menyandang gelar akademik dalam rapat terbuka senat yang digelar di Gedung Gelora UIR, Rabu (24/6/2026).

Dengan wisuda kali ini, total alumni UIR tercatat mencapai 84.061 orang sejak perguruan tinggi swasta tertua di Provinsi Riau tersebut berdiri.

Berdasarkan dat resmi UIR, para wisudawan berasal dari sembilan fakultas dan Program Pascasarjana, yakni Fakultas Hukum, Fakultas Agama Islam, Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Psikologi, serta Fakultas Ilmu Komunikasi.

Rektor UIR, Assoc Prof Dr Admiral, Sh MH menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar akademik.

"Hari ini kita semua ikut berbahagia dan bersyukur atas capaian darjah Doktor, Magister dan Sarjana. Oleh karena itu ucapan tahniah dan syabas telah berhasil mencapai darjah Doktor, Magister dan Sarjana pada wisuda hari ini," ujar Rektor.

Ia menilai keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, serta dukungan berbagai pihak yang mendampingi mahasiswa selama menempuh studi di UIR.

Senada dengan itu, Ketua Umum Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau UIR, Zulfikar Achmad, mengingatkan para lulusan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk mengabdikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat.

"Mahasiswa UIR tidak hanya cerdas secara intelektual tapi juga secara spiritual. Kegiatan wisuda hari ini bukan hanya acara seremonial semata melainkan awal untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dan dimanfaatkan di lingkungan masyarakat," terangnya.

Menurutnya, para lulusan diharapkan terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan formal maupun nonformal agar mampu menguasai bidang profesi masing-masing dan memiliki keunggulan dalam persaingan dunia kerja.

Ia juga mengajak para wisudawan untuk percaya diri menghadapi masa depan dengan bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di kampus.

"Yakinlah bahwa perjalanan pendidikan selama di UIR dapat menjadi bekal untuk melanjutkan asa di kehidupan yang akan datang," ujarnya.

Memasuki usia ke-64 tahun pada September 2026, UIR menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan tridarma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta dakwah Islamiyah.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi UIR sebagai universitas berkelas dunia berbasis iman dan takwa sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.

Prosesi wisuda berlangsung penuh haru dan kebahagiaan. Para wisudawan tampak didampingi keluarga yang hadir untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XVII, Nopriadi, jajaran Dewan Pembina, Pengawas dan Pengurus YLPI Riau, Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni UIR Ragil Ibnu Hajar, serta Ketua Dharma Wanita UIR Yessy Oktavia Dewi. (rls)