Jangan Ada Putus Sekolah, Pemprov Siapkan 2.179 Kuota di 44 Sekolah Swasta untuk Jalur Afirmasi
Pemerintah Provinsi Riau membuka 2.179 kuota jalur afirmasi di SMA dan SMK swasta untuk menampung siswa dari keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, hingga peserta didik yang belum tertampung di sekolah negeri. Program ini didukung bantuan BOSDA agar tidak ada anak yang putus sekolah karena kendala biaya maupun keterbatasan daya tampung sekolah.
RINGKASAN BERITA:
- Pemprov Riau menyediakan 2.179 kursi SMA dan SMK swasta melalui jalur afirmasi untuk mencegah anak putus sekolah.
- Siswa dari keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, dan yang tidak lolos di sekolah negeri menjadi prioritas penerima program.
- Pemerintah menyiapkan bantuan BOSDA selama tiga tahun bagi siswa afirmasi yang diterima di sekolah swasta.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau menyiapkan sebanyak 2.179 kursi di sekolah swasta melalui jalur afirmasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Cara ini sebagai langkah mengatasi potensi anak putus sekolah akibat keterbatasan daya tampung sekolah negeri.
Kebijakan tersebut mendapat dukungan penuh dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang menegaskan bahwa setiap anak di Riau harus memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan.
“Pemerintah Provinsi Riau hadir untuk memastikan tidak ada anak Riau yang putus sekolah hanya karena terkendala biaya. Melalui jalur afirmasi di sekolah swasta, kita buka ruang seluas-luasnya bagi anak dari keluarga tidak mampu agar tetap bisa sekolah,” kata SF Hariyanto, Kamis (25/6/2026).
Menurutnya, program jalur afirmasi di sekolah swasta ditujukan untuk memberikan akses pendidikan kepada calon peserta didik dari keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, serta siswa yang belum berhasil memperoleh kursi pada pilihan terakhir di sekolah negeri.
Langkah tersebut diambil setelah pemerintah mencermati masih adanya peserta didik yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA maupun SMK karena faktor ekonomi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Riau tahun 2025, kondisi tersebut masih ditemukan di sejumlah daerah.
Karena itu, SF Hariyanto mengajak sekolah swasta untuk ikut mengambil peran dalam mendukung pemerataan pendidikan di Provinsi Riau.
“Saya minta sekolah swasta tidak hanya berorientasi bisnis. Ayo kita sama-sama tanggung jawab mencerdaskan anak bangsa. Jalur afirmasi ini bentuk nyata gotong royong dunia pendidikan,” ujarnya.
Untuk menjamin keberlangsungan program tersebut, Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan akan menyalurkan tambahan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) kepada sekolah swasta yang menerima siswa melalui jalur afirmasi.
"Kita berikan bantuan pendidikan melalui BOSDA selama tiga tahun pendidikan calon siswa tersebut. Jadi tak ada lagi angka putus sekolah, semua anak di Riau bisa mendapatkan pendidikan yang setara, sekaligus menyukseskan program Prioritas Nasional Wajib Belajar 13 Tahun," ujarnya.
Secara keseluruhan, kuota jalur afirmasi yang disiapkan mencapai 2.179 siswa.
Jumlah tersebut terdiri dari 424 kursi untuk jenjang SMA dan 1.755 kursi untuk jenjang SMK yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Program jalur afirmasi ini diharapkan menjadi solusi bagi calon peserta didik yang belum mendapatkan sekolah, sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam menekan angka putus sekolah dan mewujudkan pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Riau.
Berikut daftar sekolah yang masuk program ini;
Daftar SMA Swasta
SMA Advent Pekanbaru 40 siswa
SMA Plus Bina Bangsa 30 siswa
SMA Handayani 30 siswa
SMA PGRI Pekanbaru 10 siswa
SMA Plus Terpadu 100 siswa
SMA Smart Indonesia 40 siswa
SMA Setia Dharma 10 siswa
SMA Lancang Kuning Dumai 30 siswa
SMA Advent Pasir Putih Kampar 60 siswa
SMA Persada Pebenaan Indragiri Hilir 29 siswa
SMA Muhammadiyah Seberida Indragiri Hulu 35 siswa
SMA Islam Darul Huda Lirik Indragiri Hulu 10 siswa
Daftar SMK Swasta
SMK Bina Profesi Pekanbaru 150 siswa
SMK 5 Agustus Pekanbaru 80 siswa
SMK Yabri Terpadu 50 siswa
SMK Dwi Sejahtera 30 siswa
SMK Tunas Karya Pekanbaru 20 siswa
SMK PGRI Pekanbaru 10 siswa
SMK Kesehatan Pro Skill Pekanbaru 25 siswa
SMK Kansai Pekanbaru 250 siswa
SMK Keuangan Pekanbaru 100 siswa
SMK Akbar Pekanbaru 100 siswa
SMK Migas Teknologi Pekanbaru 40 siswa
SMK Migas Bumi Melayu Riau 90 siswa
SMK Dirgantara Riau 80 siswa
SMK Teknologi Riau 10 siswa
SMK Plus Terpadu 100 siswa
SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru 50 siswa
SMK Setia Dharma 10 siswa
SMK Siantika Pekanbaru 50 siswa
SMK IT Al Hisa 50 siswa
SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru 25 siswa
SMK YKWI Pekanbaru 30 siswa
SMK Multi Mekanik Masmur Pekanbaru 30 siswa
SMK Telkom Pekanbaru 10 siswa
SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru 5 siswa
SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru 14 siswa
SMK 1 Perbankan Duri 75 siswa
SMK Korpri Duri 100 siswa
SMK Global Cendekia Kampar 20 siswa
SMK Muhammad Yunus Rokan Hilir 60 siswa. (*)
SMK Farmasi Ikasari Dumai 36 siswa