Diskes Riau Gandeng Perguruan Tinggi untuk Percepat Capaian Cek Kesehatan Gratis 2026

Dinas Kesehatan Provinsi Riau menggandeng perguruan tinggi di Pekanbaru untuk mempercepat capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Mahasiswa menjadi sasaran utama karena jumlahnya diperkirakan mencapai lebih dari 200 ribu orang, sehingga diharapkan mampu mendongkrak capaian CKG yang saat ini masih 13,8 persen dari target nasional 46 persen.

Diskes Riau Gandeng Perguruan Tinggi untuk Percepat Capaian Cek Kesehatan Gratis 2026
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli foto bersama usai rapat koordinasi bersama perguruan tinggi se-Pekanbaru dan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. (Sumber: Media Center Riau)

RINGKASAN BERITA:

  • Diskes Riau menargetkan lebih dari 200 ribu mahasiswa menjadi peserta Program Cek Kesehatan Gratis.
  • Capaian CKG di Riau saat ini baru 13,8 persen, masih jauh dari target nasional sebesar 46 persen.
  • Perguruan tinggi di Pekanbaru menyatakan siap mendukung percepatan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau menargetkan lebih dari 200 ribu mahasiswa di Pekanbaru menjadi sasaran Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah mempercepat pencapaian target nasional tahun 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan hingga saat ini realisasi CKG di Riau baru mencapai 13,8 persen, sementara target yang harus dicapai sebesar 46 persen.

Karena itu, pihaknya menggandeng berbagai perguruan tinggi untuk memperluas cakupan pemeriksaan kesehatan, terutama pada kelompok usia dewasa.

"Saat ini capaian Cek Kesehatan Gratis di Riau baru mencapai 13,8 persen dari target 46 persen. Untuk mempercepat pencapaian tersebut, kami telah menggelar rapat koordinasi bersama perguruan tinggi se-Pekanbaru dan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru kemarin dengan fokus pada sasaran masyarakat usia dewasa," tutur Zulkifli, Jumat (26/6/2026).

Ia menjelaskan, dalam rapat koordinasi tersebut muncul sejumlah masukan untuk meningkatkan capaian program.

Salah satunya adalah memperluas keterlibatan perguruan tinggi, tidak hanya kampus negeri tetapi juga perguruan tinggi swasta dan sekolah tinggi yang ada di Kota Pekanbaru.

Menurut Zulkifli, hasil pendataan sementara dari 10 perguruan tinggi menunjukkan terdapat sekitar 124 ribu mahasiswa yang berpotensi mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis.

Jumlah tersebut belum mencakup mahasiswa dari Universitas Islam Riau, Universitas Lancang Kuning, Universitas Muhammadiyah Riau atau Umri, Universitas Awal Bros, Universitas Prima Indonesia, dan Poltekkes.

Dia memperkirakan, bila seluruh perguruan tinggi telah terakomodasi, jumlah mahasiswa yang menjadi sasaran bisa mencapai lebih dari 200 ribu orang.

"Karena itu, dalam waktu dekat kami akan kembali menggelar rapat koordinasi teknis lanjutan yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Riau bersama Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru juga melibatkan perguruan tinggi di Pekanbaru," terangnya.

Ia menambahkan, pihak perguruan tinggi menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan siap mendukung percepatan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Riau.

Menurutnya, sesuai arahan pak Gubernur, beberapa program prioritas nasional di bidang kesehatan harapannya dapat menjadi perhatian oleh OPD terkait salah satunya adalah CKG.

"Kami berharap melalui sinergi semua pihak, yang telah dilakukan diharapkan target Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Riau dapat tercapai sesuai yang diharapkan," tandasnya. (*)