Hadiri Halalbihalal Mandeliong, Bupati Kampar Janjikan Perbaikan Jalan dan Drainase di Muara Jalai
Bupati Kampar Ahmad Yuzar menghadiri halalbihalal Persukuan Mandeliong di Muara Jalai. Ia merespons aspirasi warga terkait perbaikan infrastruktur desa.
RINGKASAN BERITA:
- Warga Muara Jalai sampaikan aspirasi infrastruktur saat halalbihalal
- Bupati Kampar berkomitmen realisasikan perbaikan jalan dan drainase
- Bantuan sosial juga disalurkan kepada anak yatim dan kaum dhuafa
RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Momentum halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan masyarakat Desa Muara Jalai untuk menyampaikan aspirasi pembangunan langsung kepada pemerintah daerah.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar pun merespons dengan komitmen perbaikan infrastruktur desa.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Halalbihalal Pulang Kampuong Persukuan Mandeliong di Dusun Padang Tarap, Kecamatan Kampar Utara, Senin (23/3/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri camat setempat serta masyarakat dari berbagai kalangan.
Tokoh masyarakat setempat, Syarifuddin SH, dalam sambutannya menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas. Mulai dari perbaikan jalan usaha tani, peningkatan jalan aspal Padang Tarap–Muara Jalai sepanjang 350 meter, hingga pembangunan drainase dan penetapan tapal batas desa.
“Semoga kehadiran Bapak Bupati di sini dapat direalisasikan aspirasi kami sehingga pembangunan dan ekonomi masyarakat Muara jalai dapat meningkat," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Ahmad Yuzar menyatakan pemerintah daerah akan berupaya merealisasikan kebutuhan infrastruktur sesuai mekanisme dan kemampuan anggaran.
“Insyaallah sesuai mekanisme dan kemampuan keuangan daerah akan direalisasikan," ujar Bupati.
Selain itu, dalam kegiatan tersebut Bupati juga menyerahkan bantuan berupa sembako serta santunan kepada anak yatim, piatu, dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah.
Ia menilai kegiatan halalbihalal seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas masyarakat sekaligus menjaga nilai kebersamaan.
“Tentunya, halalbihalal adalah tradisi yang sarat makna, bukan hanya ajang saling memaafkan, tetapi juga memperkuat jalinan persaudaraan di antara kita. Semoga selalu menjaga harmoni dan nilai kebersama,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh masyarakat, khususnya Persukuan Mandeliong, untuk terus mendukung program pembangunan daerah agar berjalan optimal.
“Pembangunan daerah akan berjalan dengan baik apabila kita semua bersatu, saling mendukung, dan tentunya tidak lupa untuk selalu memanjatkan doa agar setiap program yang dijalankan mendapat kemudahan dan keberkahan,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Kampar. (*)


