76 Pengurus PGRI Empat Kecamatan di Kampar Dilantik, Fokus Perkuat Solidaritas Guru
Wakil Bupati Kampar Misharti melantik 76 pengurus cabang PGRI dari empat kecamatan untuk memperkuat peran organisasi guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kampar.
RINGKASAN BERITA:
- Sebanyak 76 pengurus PGRI dari empat kecamatan resmi dilantik di Kampar.
- Wakil Bupati Kampar menekankan pentingnya solidaritas dan inovasi guru.
- PGRI didorong menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan pendidikan daerah.
RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Penguatan solidaritas dan kolaborasi guru menjadi fokus utama pelantikan pengurus cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kabupaten Kampar.
Sebanyak 76 pengurus dari Kecamatan Kampar, Kampar Utara, Kampa, dan Rumbio Jaya resmi dilantik untuk masa bakti kepengurusan yang baru.
Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Camat Kampar, Selasa (19/5/2026), dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kampar sekaligus Ketua PGRI Kabupaten Kampar Misharti.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, para camat dari wilayah terkait, jajaran pengurus PGRI kecamatan, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Misharti meminta pengurus yang baru dilantik mampu menjalankan amanah organisasi secara bertanggung jawab dan aktif berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan di daerah.
“PGRI memiliki peran penting sebagai wadah perjuangan dan pengabdian para guru. Saya berharap seluruh pengurus yang dilantik dapat bekerja sama, menjaga kekompakan, dan terus berinovasi demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Kampar,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara organisasi guru, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan dalam menghadapi perkembangan serta tantangan dunia pendidikan yang terus berubah.
Menurut Misharti, keberadaan PGRI tidak hanya menjadi organisasi profesi, tetapi juga wadah mempererat kebersamaan antar tenaga pendidik di Kabupaten Kampar.
Pelantikan berlangsung khidmat dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen pengurus dalam memperkuat organisasi serta mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah. (*)