Pelantikan 16 Ribu PNS Kemenag Jadi Momentum Penguatan ASN Humanis
Pelantikan 16.138 PNS formasi 2024 di lingkungan Kementerian Agama tidak hanya menjadi agenda administratif, tetapi juga momentum penguatan budaya birokrasi humanis, berintegritas, dan berlandaskan nilai moral di bawah kepemimpinan Menteri Agama Nasaruddin Umar.
RINGKASAN BERITA:
- Sebanyak 16.138 PNS formasi 2024 resmi dilantik di lingkungan Kementerian Agama RI.
- Kepala BKN menyebut Nasaruddin Umar sebagai teladan ASN humanis dan berintegritas.
- Pelantikan menekankan pentingnya birokrasi yang profesional sekaligus berlandaskan nilai moral dan spiritual.
RIAUCERDAS.COM, JAKARTA - Pengambilan sumpah dan pelantikan 16.138 Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi 2024 di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) menjadi penegasan arah baru birokrasi yang lebih humanis dan berorientasi pada nilai moral.
Prosesi yang digelar secara hibrida dan dipusatkan di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta, itu dipimpin langsung oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
Pelantikan ribuan aparatur baru tersebut tidak sekadar dimaknai sebagai proses administratif kepegawaian, melainkan momentum memperkuat tata kelola birokrasi yang adaptif, bersih, dan dekat dengan masyarakat.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, dalam sambutannya menilai kepemimpinan Nasaruddin Umar menjadi contoh ideal bagi aparatur sipil negara di Indonesia.
Menurutnya, Menag mampu menghadirkan pendekatan birokrasi yang tidak hanya profesional, tetapi juga sarat nilai kemanusiaan dan spiritualitas.
“Prof. Nasaruddin Umar merupakan contoh keteladanan yang lengkap di berbagai bidang. Di jalur akademik dan fungsional, beliau telah meraih pencapaian tertinggi sebagai Guru Besar. Sementara di struktur pemerintahan, rekam jejak pengabdian beliau telah teruji di berbagai posisi penting hingga kini amanah sebagai Menteri Agama,” ujar Prof. Zudan.
Ia menegaskan reformasi birokrasi tidak cukup hanya mengandalkan digitalisasi maupun percepatan layanan administrasi.
Menurutnya, pelayanan publik juga harus dibangun dengan akhlak, empati, dan kepekaan sosial.
Di bawah kepemimpinan Nasaruddin Umar, Kemenag dinilai berhasil menanamkan budaya kerja berbasis nilai inti “BerAKHLAK” yang menekankan keseimbangan antara profesionalisme dan integritas moral.
Suasana pelantikan turut diwarnai pesan reflektif kepada para ASN baru.
Kepala BKN mengingatkan agar capaian menjadi PNS tidak melahirkan sikap tinggi hati karena keberhasilan tersebut juga lahir dari dukungan dan doa keluarga, khususnya orang tua.
“Di balik pakaian dinas dan keberhasilan yang kita syukuri hari ini, ada doa suci yang dipanjatkan tanpa putus serta tetesan air mata ketulusan orang tua yang harus selalu kita hormati dan ingat dalam setiap langkah pengabdian,” ujarnya.
Dengan bergabungnya lebih dari 16 ribu PNS baru, Kemenag diharapkan semakin mampu memperkuat pelayanan publik yang inklusif sekaligus menjaga integritas lembaga di tengah tantangan birokrasi modern. (*)
What's Your Reaction?