Hotspot di Riau Naik Jadi 24 Titik, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir

BMKG mencatat jumlah titik panas di Provinsi Riau meningkat menjadi 24 titik hingga pukul 23.00 WIB. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah dengan potensi petir dan angin kencang.

Hotspot di Riau Naik Jadi 24 Titik, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir
BMKG memprakirakan kondisi cuaca siang hari ini, Sabtu (11/7/2026) didominasi cerah berawan hingga berawan. Namun, memasuki sore hingga malam, hujan dengan intensitas ringan sampai sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah.

RINGKASAN BERITA:

  • BMKG mencatat jumlah hotspot di Riau meningkat menjadi 24 titik dengan sebaran terbanyak di Kabupaten Siak.
  • Hujan ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Riau dan dapat disertai petir serta angin kencang.
  • Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan indikasi kebakaran hutan maupun lahan.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau kembali mengalami peningkatan.

Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga pukul 23.00 WIB, tercatat sebanyak 24 hotspot tersebar di delapan kabupaten dan kota, sementara potensi hujan masih membayangi sejumlah wilayah.

Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Yasir P., mengatakan hujan telah turun sejak pagi di beberapa daerah.

Pada pagi hari hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, dan Kota Dumai. 

Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, dan Kabupaten Indragiri Hilir pada pagi serta sore hingga malam hari.

BMKG memprakirakan kondisi cuaca pada siang hari didominasi cerah berawan hingga berawan.

Namun, memasuki sore hingga malam, hujan dengan intensitas ringan sampai sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, serta Kota Dumai.

Potensi hujan juga masih berlanjut pada dini hari di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, dan Kota Dumai.

Untuk kondisi atmosfer, suhu udara di Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celcius dengan kelembapan udara mencapai 55 hingga 100 persen.

Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.

Di wilayah perairan, tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah.

"Di wilayah perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah sehingga aktivitas pelayaran relatif aman. Meski demikian, nelayan dan pengguna transportasi laut tetap diimbau memperhatikan perkembangan cuaca sebelum berlayar," terang Yasir.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemantauan BMKG hingga pukul 23.00 WIB, jumlah hotspot di Pulau Sumatera mencapai 222 titik.

Aceh menjadi provinsi dengan titik panas terbanyak, yakni 70 titik, disusul Sumatera Selatan 56 titik, Sumatera Utara 28 titik, Riau 24 titik, Lampung 17 titik, Kepulauan Bangka Belitung delapan titik, Sumatera Barat tujuh titik, Bengkulu tujuh titik, dan Jambi lima titik.

Di Provinsi Riau, sebaran titik panas paling banyak berada di Kabupaten Siak dengan delapan titik.

Selanjutnya Kabupaten Rokan Hilir tujuh titik, Kabupaten Rokan Hulu dua titik, Kabupaten Kampar dua titik, Kabupaten Pelalawan dua titik, serta masing-masing satu titik di Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Indragiri Hulu, dan Kota Dumai.

"Di Provinsi Riau terpantau 24 titik panas yang tersebar di delapan kabupaten dan kota. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan maupun lahan agar dapat segera ditangani," ujarnya Yasir.

BMKG mengimbau masyarakat agar terus memantau informasi cuaca terbaru serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Warga juga diminta berperan aktif mencegah kebakaran hutan dan lahan seiring meningkatnya jumlah titik panas di wilayah Riau. (*)