Cuaca Riau Relatif Bersahabat, BMKG Tetap Waspadai Hujan dan Lonjakan Hotspot
BMKG memprakirakan cuaca Riau didominasi cerah berawan, namun hujan dan peningkatan titik panas tetap menjadi perhatian pada Minggu awal Februari ini.
RINGKASAN BERITA:
- Hujan diprakirakan muncul bergantian dari pagi hingga dini hari
- Peringatan cuaca ekstrem dikeluarkan untuk Kampar dan Kuansing
- Jumlah hotspot di Riau mencapai 43 titik, terbanyak di Bengkalis
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Kondisi cuaca di Provinsi Riau pada Minggu (1/2/2026) diprakirakan relatif stabil dengan dominasi cerah berawan.
Meski demikian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap hujan dan potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi di sejumlah wilayah.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Alfa Nataris, menyebutkan bahwa hujan sudah berpotensi turun sejak pagi hari di beberapa kabupaten.
Berdasarkan pantauan radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di wilayah Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, serta Indragiri Hulu.
Sebagian besar wilayah Riau diprediksi berada dalam kondisi cerah hingga cerah berawan memasuki siang hari.
Pada periode ini, tidak terdapat potensi hujan signifikan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Namun kondisi tersebut berubah pada sore hingga malam hari.
BMKG memperkirakan hujan ringan kembali mengguyur sejumlah daerah, meliputi Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Siak, Indragiri Hilir, serta Kota Pekanbaru.
Hujan juga masih berpeluang berlanjut hingga dini hari, terutama di wilayah Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu dengan intensitas ringan hingga sedang.
BMKG turut mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Kabupaten Kampar dan Kuantan Singingi pada pagi hari, serta Rokan Hulu, Kampar, dan Kuantan Singingi pada sore hingga malam hari.
Selain kondisi cuaca, BMKG juga melaporkan perkembangan titik panas di Riau.
Hingga pukul 07.00 WIB tadi, terdeteksi sebanyak 43 hotspot di berbagai daerah.
Sebaran hotspot terbanyak tercatat di Kabupaten Bengkalis dengan 10 titik, disusul Kabupaten Kepulauan Meranti sebanyak 7 titik.
Kabupaten Indragiri Hilir terpantau memiliki 8 titik panas, sementara Pelalawan dan Kota Dumai masing-masing 5 titik.
Hotspot lainnya terdeteksi di Kabupaten Siak sebanyak 3 titik, Rokan Hilir dan Kuantan Singingi masing-masing 2 titik, serta Kabupaten Rokan Hulu 1 titik.
Secara regional, total hotspot di Pulau Sumatera mencapai 131 titik.
Provinsi Kepulauan Riau menjadi wilayah dengan jumlah tertinggi, yakni 44 titik, diikuti Provinsi Riau dengan 43 titik.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, meskipun hujan masih berpeluang terjadi di beberapa wilayah.
Aktivitas pembakaran lahan secara terbuka diminta untuk dihindari demi mencegah risiko karhutla. (*)