Kumpulkan Rp 170 Juta Lebih, SMAN 8 Pekanbaru Salurkan Paket Sembako dan Uang Tunai
Distribusi paket diprioritaskan untuk siswa Afirmasi Pendidikan Menengah atau ADEM. Kemudian, siswa kurang mampu dan tenaga pendidik serta kependidikan non ASN SMAN 8 Pekanbaru. Seperti Satpam dan tenaga kebersihan.
RINGKASAN BERITA:
- SMAN 8 Pekanbaru kembali menghimpun donasi dari orang tua peserta didik. Rp 170.250.000 terkumpul.
- Donasi dijadikan 400 paket sembako dan 280 paket uang tunai yang kemudian dibagikan
- Penerima adalah siswa ADEM, siswa kurang mampu, tenaga pendidik non ASN, warga sekitar dan panti asuhan
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - SMAN 8 Pekanbaru kembali menggelar Ramadan Berbagi pada Kamis (12/3/2026). Sebanyak 400 paket Sembako dan 280 paket uang tunai disalurkan di bulan ramadan 1447 hijriah ini.
Plt Kepala SMAN 8 Pekanbaru, Sulismayati menyampaikan, jumlah donasi yang terkumpul tahun ini mencapai Rp170.250.000. Jumlah ini lebih banyak dibanding tahun 2025 yang saat itu mencapai Rp 153 juta.
Dari uang tersebut, pihak sekolah menyiapkan 400 paket sembako yang berisi 5 Kg beras Kuriak Kusuik, 2 liter minyak goreng Bimoli atau Sunco, 1 Kg Gulaku/Rose Brand, 1 botol sirup Marjan, 1 box Kopi Kapal Api, 1 box Teh Prendjak, telur ayam satu papan. Kemudian, ada juga 280 paket uang tunai dengan masing-masing Rp 250 juta.
Distribusi paket diprioritaskan untuk siswa Afirmasi Pendidikan Menengah atau ADEM. Kemudian, siswa kurang mampu dan tenaga pendidik serta kependidikan non ASN SMAN 8 Pekanbaru. Seperti Satpam dan tenaga kebersihan.
Kemudian, paket sembako juga disalurkan ke panti asuhan dan warga yang berada di lingkungan sekitar. Terkait warga, pihak sebelumnya mendata siapa saja yang layak menerima.
"Kita di sini ada tenaga kependidikan yang berasal dari warga sekitar. Jadi mereka sudah tahu siapa saja yang perlu bantuan. Di samping itu, Ketua RT juga merekomendasikan siapa saja yang berhak menerima," kata Sulismayati.
Dia berterima kasih pada donatur dan orang tua siswa yang turut serta mensukseskan kegiatan ini. Sulismayati berharap sedikit rejeki yang dititipkan ke sekolah ini bisa menjadi nilai ibadah yang besar.
Sementara, Ketua Komite SMAN 8 Pekanbaru, Ir Delisis Hasanto menyambut positif agenda tahunan sekolah ini. Dia menilai, kegiatan ini bentuk kepedulian sekolah dan orang tua peserta didik bagi siswa dan masyarakat yang membutuhkan.
"Kami harap dengan bantuan ini ada keringanan bagi penerima," ujar Delisis.
Bantuan ini murni sumbangan dari orang tua peserta didik. Karena itu, ia berterima kasih pada orang tua yang peduli dengan aksi sosial SMAN 8 tersebut.
"Dengan suasana ekonomi yang cenderung kurang baik, donasi yang diberikan tahun ini justru meningkat dibanding tahun lalu. Ini luar biasa dan patut diapresiasi," kata Delisis.
"Ini artinya kepedulian dan perhatian orang tua dan sekolah sangat luar biasa. Karena itu, sama-sama kita lindungi sekolah ini dari hal yang tidak baik," tambahnya.
Menurutnya, menghadirkan suasana yang baik di sekolah sangat perlu. Karena semua sudah berkomitmen menumbuhkan rasa aman dan nyaman selama menempuh pendidikan.
Sementara, Tini, seorang penerima bantuan Sembako mengaku gembira. Menurut Tini, ini adalah kali pertama ia menerima bantuan dari SMAN 8 Pekanbaru. Dia berharap, di tahun-tahun mendatang, program serupa dapat terus dilakukan.
"Ya, saya harap kegiatan ini tetap ada. Program ini sangat membantu kami," ucap Tini. (*)