Jelang Idulfitri 1447 H, 15.038 Guru PAI Lulus Sertifikasi PPG Kemenag

Sebanyak 15.038 guru Pendidikan Agama Islam dinyatakan lulus sertifikasi PPG Kementerian Agama. Kelulusan ini menjadi kado Idulfitri sekaligus meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan guru.

Jelang Idulfitri 1447 H, 15.038 Guru PAI Lulus Sertifikasi PPG Kemenag
Ilustrasi guru pendidikan agama Islam. Jelang lebaran, 15.038 guru Pendidiikan Agama Islam dinyatakan lulus sertifikasi PPG Kemenag. (Sumber: Diolah dengan AI)

RINGKASAN BERITA: 

  • Sebanyak 15.038 guru PAI lulus sertifikasi PPG Kemenag.
  • Sertifikasi meningkatkan profesionalisme sekaligus kesejahteraan guru.
  • Guru PAI diharapkan memperkuat pendidikan karakter dan moderasi beragama.

RIAUCERDAS.COM, JAKARTA - Momen Idul Fitri 1447 H menjadi semakin membahagiakan bagi 15.038 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dinyatakan lulus sertifikasi melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.

Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 97.122 guru binaan Kemenag yang berhasil meraih sertifikat pendidik pada PPG angkatan 4, yang prosesnya telah berlangsung sejak 2025.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menyampaikan bahwa guru PAI memiliki peran strategis dalam pendidikan nasional, tidak hanya dalam transfer ilmu, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.

“Guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran fundamental, tidak hanya dalam transfer pengetahuan, tetapi juga dalam pembentukan akhlak dan karakter bangsa. Karena itu, peningkatan kualitas dan kesejahteraan mereka harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya di Jakarta, Rabu (17/3/2026).

Ia menegaskan bahwa sertifikasi guru bukan sekadar pengakuan profesional, melainkan amanah untuk terus meningkatkan kompetensi dan menjadi teladan bagi peserta didik.

“Sertifikasi bukan sekadar pengakuan, tetapi amanah. Guru harus terus belajar, menjadi teladan, dan menghadirkan pembelajaran yang mencerahkan,” tambahnya.

Menurut Suyitno, percepatan program sertifikasi berbasis PPG merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran, sejalan dengan arah kebijakan pembangunan sumber daya manusia yang menjadi prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.

Ia menyebut, kelulusan ini menjadi kabar bahagia bagi para guru menjelang Lebaran, sekaligus membawa dampak pada peningkatan kesejahteraan melalui pemberian tunjangan profesi.

“Dengan status tersertifikasi, guru berhak memperoleh tunjangan profesi. Ini diharapkan semakin memotivasi guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Agama Islam, M. Munir, menambahkan bahwa guru PAI memiliki posisi penting dalam membentuk karakter peserta didik di tengah dinamika pendidikan nasional.

“Dengan kompetensi yang semakin terstandar melalui sertifikasi, diharapkan kualitas pembelajaran PAI semakin kuat dan relevan,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dari seluruh peserta, terdapat 15.038 guru yang dinyatakan lulus dan 120 peserta yang belum lulus.

Peserta yang belum memenuhi standar akan mengikuti kembali ujian pada tahap berikutnya sebagai retaker.

Capaian ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pendidikan karakter sebagai bagian penting dari pembangunan nasional.

Ke depan, guru PAI yang telah tersertifikasi diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam memperkuat nilai keimanan, moderasi beragama, serta harmoni di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. (*)