Pendaftar SNMB Madrasah Unggulan 2026 Tembus 36 Ribu, Bukti Kepercayaan Publik Meningkat

Pendaftar SNMB Madrasah Unggulan 2026 mencapai 36.973 siswa, mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap mutu pendidikan madrasah berbasis akademik dan karakter.

Pendaftar SNMB Madrasah Unggulan 2026 Tembus 36 Ribu, Bukti Kepercayaan Publik Meningkat
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno saat meninjau pelaksanaan SNMB Madrasah Unggulan di MAN IC Pekalongan. (Sumber: Kemenag)

RINGKASAN BERITA:

  • Total pendaftar SNMB mencapai 36.973 siswa dari seluruh Indonesia.
  • Mayoritas peserta mendaftar melalui jalur tes berbasis CBT.
  • Pemerintah menilai madrasah kini menjadi pilihan utama pendidikan menengah.

RIAUCERDAS.COM, PEKALONGAN - Minat pelajar melanjutkan pendidikan ke madrasah unggulan terus melonjak.

Seleksi Nasional Murid Baru (SNMB) Madrasah Unggulan Tahun Ajaran 2026/2027 mencatat 36.973 siswa telah mendaftar dan menyelesaikan proses unggah berkas secara daring hingga penutupan pendaftaran.

Data panitia menunjukkan mayoritas peserta memilih jalur tes.

Dari total pendaftar, 36.126 siswa mendaftar melalui jalur ini, dengan 30.342 peserta dinyatakan lolos verifikasi administrasi.

Sebanyak 5.781 peserta tidak memenuhi persyaratan, sementara tiga lainnya masih dalam proses verifikasi.

Selain jalur tes, terdapat 404 peserta yang mendaftar melalui jalur prestasi. 

Hasil verifikasi menunjukkan 127 peserta memenuhi ketentuan administrasi, sedangkan 277 lainnya belum lolos seleksi tahap awal.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menyebut tingginya angka partisipasi menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan madrasah.

Seleksi nasional ini digelar selama dua hari, 14–15 Februari 2026, di sejumlah lokasi.

Saat meninjau pelaksanaan tes berbasis komputer di Madrasah Aliyah Negeri 1 Solo, ia menegaskan posisi madrasah yang semakin diminati.

“Madrasah saat ini tidak lagi menjadi alternatif, tetapi sudah menjadi pilihan masyarakat. 

Kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan madrasah unggulan terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).

Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khodijah, menambahkan seluruh tahapan seleksi dilakukan secara transparan melalui sistem digital.

Proses seleksi mencakup jalur prestasi serta tes berbasis Computer Based Test (CBT).

Lonjakan pendaftar ini mempertegas peran madrasah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya menekankan capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai keagamaan. 

Melalui SNMB, pemerintah menargetkan lahirnya generasi unggul yang kompetitif dan berintegritas di masa depan. (*)