Hari Ini, Hotspot di Riau Bertambah Jadi Delapan Titik
BMKG mencatat jumlah titik panas di Provinsi Riau meningkat menjadi delapan titik pada Rabu (8/7/2026). Di sisi lain, potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah pada siang hingga sore hari.
RINGKASAN BERITA:
- BMKG mencatat jumlah hotspot di Riau meningkat menjadi delapan titik yang tersebar di empat daerah.
- Potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang masih mengancam sejumlah wilayah Riau pada siang hingga sore hari.
- BMKG mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan indikasi kebakaran hutan dan lahan.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Jumlah titik panas atau hotspot di Provinsi Riau meningkat menjadi delapan titik berdasarkan hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga pukul 23.00 WIB.
Meski demikian, sejumlah wilayah di Riau masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada Rabu (8/7/2026).
Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Gita Dewi S., mengatakan berdasarkan citra radar cuaca, hujan berintensitas ringan telah terjadi sejak pagi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Bengkalis, dan Kota Dumai.
"Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Bengkalis, dan Kabupaten Rokan Hulu pada siang hingga sore hari," ungkapnya.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang pada siang hingga sore berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Pelalawan, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru.
Pada malam hari, hujan diperkirakan masih mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Indragiri Hulu.
Sementara itu, kondisi cuaca pada dini hari diprakirakan didominasi udara kabur hingga berawan di sebagian besar wilayah Riau.
BMKG mencatat suhu udara di Provinsi Riau berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celcius dengan kelembapan udara 55 hingga 98 persen.
Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 sampai 30 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah.
Kendati demikian, nelayan dan pengguna transportasi laut tetap disarankan memantau perkembangan cuaca sebelum melakukan pelayaran.
Selain prakiraan cuaca, BMKG melaporkan terdapat 312 titik panas di Pulau Sumatera.
Sebaran terbanyak berada di Sumatera Selatan dengan 130 titik, disusul Aceh 73 titik, Sumatera Utara 31 titik, Jambi dan Kepulauan Bangka Belitung masing-masing 20 titik, Lampung 13 titik, Sumatera Barat 12 titik, Bengkulu lima titik, serta Provinsi Riau delapan titik.
Di Riau, delapan titik panas tersebut tersebar di Kabupaten Rokan Hulu sebanyak empat titik, Kota Dumai dua titik, Kabupaten Pelalawan satu titik, dan Kabupaten Indragiri Hilir satu titik.
"Di Riau terpantau delapan titik panas yang tersebar di empat daerah. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan maupun lahan di wilayah sekitarnya," tutur Gita Dewi S.
BMKG mengimbau masyarakat agar terus memantau perkembangan informasi cuaca, khususnya bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, karena potensi hujan disertai petir dan angin kencang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Riau sepanjang hari. (*)