Lonjakan Hotspot di Riau Dominasi Sumatera, Pelalawan Jadi Titik Paling Rawan
Jumlah titik panas di Provinsi Riau melonjak signifikan dan menjadi yang tertinggi di Pulau Sumatera berdasarkan data terbaru BMKG. Dominasi hotspot ini memicu kewaspadaan dini potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah rawan gambut dengan curah hujan terbatas.
RINGKASAN BERITA:
- Riau menyumbang lebih dari separuh hotspot di Sumatera
- Pelalawan tercatat sebagai wilayah dengan titik panas terbanyak
- Cuaca relatif kering meningkatkan kewaspadaan Karhutla
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Hari ini, Rabu (4/2/2026) jumlah titik panas di Provinsi Riau tercatat jadi yang terbanyak di Pulau Sumatera.
Dimana, dari total 170 hotspot di Sumatra yang tercatat dalam pembaruan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pukul 07.00 WIB, 113 titik di antaranya ada di Riau.
Angka ini menempatkan Riau jauh di atas provinsi lain dan menjadi sorotan di tengah kondisi cuaca yang cenderung cerah berawan dengan potensi hujan yang terbatas dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan menjadi daerah dengan sebaran hotspot tertinggi, mencapai 60 titik panas.
Kondisi tersebut menjadikan Pelalawan sebagai wilayah paling rawan dalam pemantauan kebakaran hutan dan lahan saat ini.
Selain Pelalawan, hotspot juga terdeteksi di sejumlah daerah lain, yakni Kabupaten Bengkalis sebanyak 26 titik, Kabupaten Rokan Hilir 9 titik, Kabupaten Indragiri Hilir 9 titik, serta Kota Dumai 8 titik. Kabupaten Kepulauan Meranti tercatat memiliki satu titik panas.
BMKG menegaskan bahwa keberadaan hotspot tidak serta-merta menandakan terjadinya kebakaran.
Namun, titik panas menjadi indikator awal yang perlu diwaspadai, terutama di wilayah dengan karakteristik lahan gambut serta aktivitas manusia yang cukup tinggi.
Dari sisi cuaca, BMKG memprakirakan kondisi atmosfer di Riau didominasi udara kabur hingga cerah berawan sepanjang hari, dengan peluang hujan ringan yang bersifat lokal.
Pada pagi hari, hujan ringan telah terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar dan Kabupaten Kuantan Singingi.
Memasuki siang hari, cuaca umumnya cerah berawan, meski potensi hujan lokal masih dapat terjadi di Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, dan Kuantan Singingi.
Sementara itu, pada sore hingga malam hari, peluang hujan ringan diperkirakan meluas ke sejumlah wilayah lain, termasuk Kabupaten Siak, Bengkalis, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, hingga Kota Pekanbaru.
BMKG memastikan tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem untuk Riau pada hari ini.
Meski demikian, dominasi hotspot yang tinggi tetap menjadi sinyal penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. (*)