Wamen Pendidikan Turun ke Sekolah Kecil di Pematangsiantar, Guru dan Siswa SMKS Surya Terharu
Kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq ke SMP–SMKS Surya Pematangsiantar mendapat apresiasi penuh dari pihak sekolah. Kehadiran pemerintah pusat dinilai memberi suntikan semangat bagi guru dan siswa, sekaligus menegaskan komitmen negara dalam memperkuat pendidikan kejuruan, termasuk di sekolah dengan keterbatasan jumlah murid.
RINGKASAN BERITA:
-
Wamen Dikdasmen meninjau langsung pembelajaran di SMP–SMKS Surya Pematangsiantar.
-
Kunjungan dinilai meningkatkan semangat belajar dan inovasi pembelajaran kejuruan.
-
Kemendikdasmen menyalurkan bantuan Rp25 juta untuk masing-masing sekolah.
RIAUCERDAS.COM, PEMATANGSIANTAR - Bintang Saurma Pasaribu, Kepala SMP dan SMKS Surya Pematangsiantar mengapresiasi langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang turun langsung melihat pelaksanaan pembelajaran di daerah melalui kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, ke sekolahnya, Jumat (30/1/2026).
Bintang menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran pimpinan Kemendikdasmen menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan kejuruan.
“Kunjungan ini merupakan kehormatan besar bagi kami dan memberikan semangat luar biasa bagi seluruh warga sekolah, baik guru, tenaga kependidikan, maupun murid,” ungkap Bintang.
Ia menilai kunjungan tersebut memiliki makna penting bagi guru dan siswa. Bagi guru, kehadiran Wamen menjadi penguatan untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan inovasi.
Sementara bagi siswa, kunjungan tersebut menjadi motivasi langsung bahwa mereka diperhatikan dan diharapkan mampu menjadi generasi terampil, berkarakter, serta siap menghadapi dunia kerja dan industri.
Bintang juga berharap perhatian pemerintah tidak bersifat sesaat. “Kami berharap kebijakan dan program yang ada mampu mendampingi sekolah secara konsisten agar benar-benar menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya.
Dalam kunjungannya, Wamen Fajar Riza Ul Haq meninjau langsung proses kegiatan belajar mengajar di SMP, SMA, dan SMKS Surya Pematangsiantar. Ia juga berdialog dengan siswa dan mendengarkan aspirasi mereka terkait masa depan pendidikan.
Meski pada tahun ajaran 2025/2026 SMP Surya hanya memiliki 24 murid dan SMKS Surya sebanyak 44 murid, Wamen Fajar melihat langsung penerapan pembelajaran berbasis praktik.
Sekolah menjalankan praktik kerja lapangan (PKL), uji kompetensi keahlian (UKK), serta kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) untuk membekali siswa dengan keterampilan nyata.
Sejumlah siswa menyampaikan keinginan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, bahkan bercita-cita menjadi guru, meski terkendala kondisi ekonomi. Menanggapi hal tersebut, Wamen Fajar meminta siswa tetap optimistis.
“Jangan pernah menyerah hanya karena keterbatasan. Negara hadir melalui berbagai program beasiswa. Selama mau belajar dengan sungguh-sungguh, kesempatan itu selalu ada,” ujarnya.
Wamen Fajar menegaskan pendidikan kejuruan memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional dan lulusan SMK sangat dibutuhkan dunia industri.
Ia juga mendorong penguatan peran alumni untuk membantu promosi sekolah serta membuka peluang bagi calon peserta didik baru.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Kemendikdasmen menyerahkan bantuan operasional masing-masing sebesar Rp25 juta untuk SMP Surya dan SMKS Surya Pematangsiantar guna memperkuat proses pembelajaran dan kualitas layanan pendidikan. (*)