Awali Semester Genap 2026, FTK UIN Suska Riau Tekankan Mitigasi Bencana di Lingkungan Pendidikan

FTK UIN Suska Riau mengawali Semester Genap 2026 dengan kuliah umum bertema mitigasi bencana. Kegiatan ini menegaskan peran perguruan tinggi dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

Awali Semester Genap 2026, FTK UIN Suska Riau Tekankan Mitigasi Bencana di Lingkungan Pendidikan
Foto bersama seluruh peserta kuliah umum terkait Mitigasi Bencana yang digelar Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Suska Riau, Selasa (3/2/2026). (Sumber: UIN Suska)

RINGKASAN BERITA:

  • Ribuan mahasiswa FTK UIN Suska Riau ikuti kuliah umum awal semester

  • Mitigasi bencana ditekankan sebagai bagian dari budaya kampus

  • Kampus didorong menjadi pelopor lingkungan pendidikan tangguh

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Isu mitigasi bencana menjadi sorotan utama dalam mengawali perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2026 di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau.

Ribuan mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) memadati Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM), Selasa (3/2/2026), dalam kuliah umum bertema penguatan lingkungan pendidikan yang aman dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut menandai dimulainya aktivitas akademik semester genap di lingkungan FTK UIN Suska Riau.

Kuliah umum mengusung tema “Mitigasi Bencana Membangun Lingkungan Pendidikan yang Aman, Sehat, dan Berkelanjutan” dan diikuti dengan antusias oleh civitas academica.

Acara dihadiri Dekan FTK UIN Suska Riau, Prof. Dr. Amirah Diniaty, M.Pd.Kons., beserta jajaran pimpinan fakultas. Kuliah umum dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I UIN Suska Riau, Prof. Dr. Raihani, M.Ed., Ph.D.

Dalam sambutannya, Prof. Raihani menekankan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana harus menjadi bagian integral dari dunia pendidikan.

Menurutnya, kesiapan tersebut tidak hanya menyangkut aspek infrastruktur kampus, tetapi juga mentalitas dan kesadaran seluruh civitas academica.

“Kampus harus mampu membangun budaya sadar bencana. Pendidikan berperan penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh dan responsif terhadap risiko bencana,” ujarnya.

Kuliah umum ini menghadirkan Nasfi Yendri, SE., M.Si., sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Nasfi menjelaskan berbagai strategi untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang tangguh atau resilient terhadap ancaman bencana, mulai dari aspek perencanaan, kesiapsiagaan, hingga penguatan peran komunitas kampus.

Materi yang disampaikan dinilai relevan dengan kondisi geografis Indonesia yang rawan bencana.

Oleh karena itu, perguruan tinggi, termasuk UIN Suska Riau, didorong untuk menjadi pelopor dalam membangun ekosistem pembelajaran yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

Kuliah umum ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa dan sivitas akademika FTK terhadap pentingnya mitigasi bencana sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tangguh. (*)