Forum Rektor PTKIN 2026 Bahas Transformasi Kampus, UIN Suska Riau Siap Terapkan Strategi PMB Digital

Forum Rektor PTKIN 2026 di Medan membahas transformasi kampus dan strategi PMB 2026. UIN Suska Riau menyatakan kesiapan menerapkan sistem penerimaan mahasiswa baru yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital.

Forum Rektor PTKIN 2026 Bahas Transformasi Kampus, UIN Suska Riau Siap Terapkan Strategi PMB Digital
Rektor UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti, MS., SE., Ak., CA turut hadir dalam Forum Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia yang digelar di Medan, Sumatera Utara. (Sumber: UIN Suska Riau)

RINGKASAN BERITA:

  • Forum Rektor PTKIN bahas transformasi kelembagaan dan PMB 2026

  • UIN Suska Riau siap terapkan sistem PMB berbasis teknologi

  • Komitmen bersama PTKIN untuk penguatan daya saing nasional dan global

RIAUCERDAS.COM, MEDAN - Strategi penerimaan mahasiswa baru (PMB) 2026 dan agenda transformasi kelembagaan menjadi fokus utama dalam Forum Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia yang digelar di Medan, Sumatera Utara.

Forum nasional ini dihadiri pimpinan PTKIN dari seluruh Indonesia, termasuk Rektor UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti, MS., SE., Ak., CA.

Kegiatan yang berlangsung pada 29–31 Januari 2026 di Hotel Grand City Hall Medan dan UIN Sumatera Utara (UINSU) tersebut menjadi ruang strategis bagi para rektor untuk menyatukan visi dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi pendidikan tinggi Islam.

Prof. Leny Nofianti menegaskan kehadiran UIN Suska Riau dalam forum ini merupakan bentuk komitmen institusi untuk terus beradaptasi dengan dinamika pendidikan tinggi modern, khususnya dalam menyiapkan strategi PMB 2026 yang lebih kompetitif.

“Forum ini sangat krusial karena kita tidak hanya mendiskusikan teknis penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga fondasi transformasi digital dan penguatan tata kelola kampus yang berintegritas. UIN Suska Riau siap mengimplementasikan strategi PMB 2026 yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, para rektor PTKIN membahas sejumlah isu strategis, di antaranya rebranding institusi, digitalisasi layanan akademik, serta penguatan moderasi beragama di lingkungan kampus.

PMB 2026 disepakati sebagai pintu masuk untuk menjaring calon mahasiswa unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan dan keislaman yang kuat.

Prof. Leny menambahkan, UIN Suska Riau akan segera menindaklanjuti hasil forum melalui penyesuaian regulasi internal dan penguatan infrastruktur pendukung, sejalan dengan kebijakan nasional Kementerian Agama RI.

“Transformasi ini membutuhkan sinergi kuat antara kebijakan nasional dan implementasi di tingkat universitas. Kami akan memperkuat sistem seleksi yang terintegrasi agar seluruh tahapan PMB 2026 berjalan efisien dan mudah diakses oleh calon mahasiswa dari seluruh penjuru negeri,” tegas Guru Besar bidang Ekonomi tersebut.

Forum Rektor PTKIN juga dihadiri jajaran pejabat tinggi Kementerian Agama RI yang memberikan arahan kebijakan strategis pendidikan Islam.

Dalam arahannya, Kemenag menekankan pentingnya PTKIN menjadi destinasi pendidikan unggulan yang berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Forum ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama para rektor PTKIN untuk menyukseskan pelaksanaan PMB 2026 serta mengawal agenda transformasi kelembagaan secara berkelanjutan. (*)