Jelang Paskah 2026, 894 Guru Agama Kristen Lulus PPG, Kemenag Sebut Capaian Positif
Ditjen Bimas Kristen Kemenag melaporkan 894 guru PAK lulus PPG angkatan 4. Capaian ini dinilai sebagai indikator peningkatan kualitas guru sekaligus momentum refleksi menjelang Paskah 2026.
RINGKASAN BERITA:
-
Sebanyak 894 dari 900 guru PAK lulus PPG angkatan 4.
-
Program dilaksanakan di IAKN Ambon, Manado, dan Tarutung.
-
Kemenag menilai capaian ini sebagai dorongan peningkatan kualitas guru dan momentum Paskah.
RIAUCERDAS.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama mencatat 894 guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) lulus dalam program Pendidikan Profesi Guru (PPG) angkatan 4 dari total 900 peserta.
Sementara itu, sebanyak enam peserta lainnya akan mengikuti kembali proses pembelajaran pada tahap berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung mengatakan capaian tersebut menjadi indikator positif atas komitmen para guru dalam meningkatkan kompetensi.
“Kelulusan ini menjadi indikator positif atas komitmen para guru dalam mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian,” ujarnya di Jakarta.
Pelaksanaan PPG angkatan 4 bagi guru PAK dilaksanakan di tiga Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), yakni IAKN Ambon, IAKN Manado, dan IAKN Tarutung.
Menurut Jeane, capaian kelulusan ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan momentum Paskah 2026.
“Paskah mengajarkan tentang pengharapan, kebangkitan dan kehidupan baru. Kelulusan ini kiranya menjadi tanda bahwa setiap proses yang dijalani dengan kesungguhan iman dan kerja keras akan menghasilkan buah yang baik pada waktunya,” ungkapnya.
Ia mengajak para guru yang telah lulus untuk menjadikan momentum Paskah sebagai refleksi dalam menjalankan tugas sebagai pendidik sekaligus teladan bagi peserta didik.
“Sebagai guru Pendidikan Agama Kristen, kita dipanggil tidak hanya untuk mengajar, tetapi juga menjadi teladan hidup. Melalui semangat Paskah, para guru diharapkan terus menghadirkan nilai kasih, pengampunan, dan pengharapan dalam setiap proses pembelajaran,” tambahnya.
Dirjen menegaskan bahwa guru Pendidikan Agama Kristen memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik berbasis nilai-nilai keagamaan.
Karena itu, peningkatan kualitas melalui program PPG menjadi langkah penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas.
Sejalan dengan kebijakan nasional, Kementerian Agama terus mendorong peningkatan kompetensi guru agama agar mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman.
Dengan kelulusan ini, para guru berhak memperoleh sertifikat pendidik serta tunjangan profesi sesuai ketentuan yang berlaku.
Kementerian Agama berharap capaian tersebut dapat memotivasi para guru untuk terus meningkatkan kinerja dan dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.
Selain itu, Kemenag juga menegaskan komitmennya untuk memperluas akses serta meningkatkan mutu program PPG bagi guru agama di seluruh Indonesia. (*)



