BRIN Kembangkan Robot DELL-E, Solusi Pengantaran Barang di Kawasan Tertutup
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menghadirkan inovasi robot pengantar barang otonom bernama DELL-E untuk menjawab tantangan distribusi logistik di kawasan dengan akses terbatas. Robot ini dirancang guna meningkatkan efisiensi pengiriman sekaligus mendukung pengembangan teknologi logistik cerdas dalam negeri.
RINGKASAN BERITA:
- BRIN mengembangkan robot otonom DELL-E untuk pengiriman last-mile dan last-meter
- Dirancang khusus untuk kawasan dengan akses terbatas seperti kampus dan perumahan tertutup
- Dilengkapi navigasi multi-sensor dan sistem keamanan berbasis QR Code
RIAUCERDAS.COM, JAKARTA - Tantangan pengiriman barang di kawasan dengan akses terbatas kini mulai mendapat solusi berbasis teknologi.
Periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan robot pengantar barang otonom bernama DELL-E (Delivery Enhanced for Logistics and Last-mile Express) yang ditujukan untuk mendukung layanan distribusi hingga tahap last-mile dan last-meter.
Periset Pusat Riset Mekatronika Cerdas (PRMC) BRIN, Roni Permana Saputra, menjelaskan bahwa banyak kawasan seperti perumahan tertutup, apartemen, kompleks perkantoran, kampus, kawasan industri, hingga fasilitas pemerintahan memiliki keterbatasan akses bagi kurir.
Akibatnya, proses pengantaran sering terhenti di pos keamanan atau titik serah tertentu.
Kondisi tersebut membuat penerima harus mengambil barang secara mandiri, yang dinilai kurang efisien terutama di area dengan jarak tempuh internal yang luas dan mobilitas tinggi.
“DELL-E dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan meningkatkan efisiensi layanan logistik, mengurangi beban kerja manusia, menjaga ketepatan waktu pengiriman, serta meminimalkan risiko kesalahan dan kontak langsung di lingkungan terkontrol,” ujar Roni, Rabu (4/2/2026).
Secara teknologi, DELL-E dibekali sistem navigasi multi-sensor yang mengintegrasikan LiDAR, IMU, dan GPS.
Kombinasi ini memungkinkan robot melakukan pemetaan lingkungan, menentukan rute secara mandiri, serta bergerak otonom di berbagai kondisi area.
Seluruh sistem terhubung dengan aplikasi berbasis server yang memungkinkan pengguna melakukan pemesanan dan memantau proses pengiriman secara real-time selama terkoneksi internet.
Aspek keamanan juga menjadi perhatian utama dalam pengembangan DELL-E. Robot ini menggunakan sistem autentikasi berbasis QR Code untuk memastikan hanya penerima yang berhak dapat membuka kabin dan mengambil barang.
Alur kerja dimulai dari pemesanan melalui aplikasi, penentuan lokasi tujuan, perencanaan rute otomatis, hingga proses pengantaran tanpa campur tangan manusia.
Selama beroperasi, DELL-E dirancang mampu mendeteksi dan menghindari rintangan guna menjaga keselamatan operasional.
Uji coba awal telah dilakukan di Kawasan Sains dan Teknologi Samaun Samadikun, Bandung, dengan skenario pengantaran dari laboratorium otonom menuju pos satpam.
“Hasil pengujian menunjukkan robot mampu mengikuti rute dan menghindari hambatan dengan cukup baik, meski masih diperlukan pengembangan lanjutan untuk meningkatkan keandalan sistem,” jelas Roni.
Sebagai produk riset dalam negeri, DELL-E diharapkan dapat memperkuat kemandirian teknologi nasional di bidang logistik cerdas.
Ke depan, robot ini berpotensi menjadi bagian dari ekosistem smart city, mendukung layanan pengantaran otonom yang efisien, aman, dan berkelanjutan di Indonesia. (*)