Mendiktisaintek Minta Penerima Beasiswa Garuda Tak Cepat Puas, Diminta Tentukan Jalur Karier Sendiri

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto meminta penerima Beasiswa Garuda tidak terlena dengan status penerima beasiswa. Ia menegaskan setiap mahasiswa harus berani menentukan jalur karier sesuai potensi masing-masing demi memberi kontribusi nyata bagi Indonesia.

May 26, 2026 - 08:37
 0
Mendiktisaintek Minta Penerima Beasiswa Garuda Tak Cepat Puas, Diminta Tentukan Jalur Karier Sendiri
Mendiktisaintek Brian Yuliarto foto bersama para penerima Beasiswa Garuda. (Sumber: Kemendiktisaintek)

RINGKASAN BERITA: 

  • Mendiktisaintek meminta penerima Beasiswa Garuda tidak cepat puas setelah lolos seleksi.
  • Brian Yuliarto menegaskan jalur karier mahasiswa tidak harus sama, bisa melalui startup maupun riset akademik.
  • Pengalaman kuliah di Jepang dijadikan contoh pentingnya menjaga reputasi mahasiswa Indonesia di tingkat global.

RIAUCERDAS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mengingatkan para penerima Beasiswa Garuda agar tidak cepat merasa nyaman setelah berhasil memperoleh beasiswa bergengsi tersebut.

Menurutnya, para mahasiswa justru memiliki tanggung jawab besar untuk membuktikan kemampuan dan daya saing di tingkat global.

Pesan itu disampaikan Brian saat bertemu dengan para penerima Beasiswa Garuda di Kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Senin (25/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya setiap mahasiswa menentukan arah karier sesuai potensi dan minat masing-masing.

“Kalian harus benar-benar merenungkan dan menentukan sendiri career path terbaik untuk diri masing-masing. Ada yang membangun startup cukup dengan S1. Ada yang memang passion di bidang riset, maka silakan lanjut S2, hingga S3,” kata Brian.

Ia menilai keberhasilan seseorang tidak dapat disamakan dalam satu pola tertentu.

Pendidikan tinggi, kata Brian, seharusnya menjadi proses membangun kapasitas diri agar mampu memberikan dampak nyata bagi masa depan Indonesia.

Selain itu, Brian menyebut kesempatan memperoleh Beasiswa Garuda merupakan privilege sekaligus amanah besar.

Karena itu, penerima beasiswa diminta terus mengembangkan kemampuan dan tidak berhenti berprestasi.

“Kalian sudah terpilih, tapi jangan kemudian terlalu nyaman. Justru karena privilege yang sudah diterima. Anda harus membuktikan bahwa anda mampu membantu bangsa ini,” jelasnya.

Brian juga membagikan pengalamannya ketika menempuh pendidikan di Jepang.

Ia mengatakan reputasi dan kepercayaan yang dibangun mahasiswa Indonesia di luar negeri dapat membuka peluang lebih luas, baik untuk diri sendiri maupun generasi berikutnya.

“Misalnya, kalian bisa dipercaya oleh profesor di sana sehingga mendapatkan kesempatan beasiswa lagi. Saya juga dulu begitu ketika di Jepang. Tunjukkan bahwa anak Indonesia mampu bersaing secara global,” ujar Menteri.

Melalui program Beasiswa Garuda, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi berupaya menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi akademik, karakter kepemimpinan, daya saing internasional, serta komitmen untuk berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Kemdiktisaintek juga terus mendorong lahirnya talenta muda yang adaptif dan inovatif melalui berbagai program pengembangan sumber daya manusia unggul.

Para penerima Beasiswa Garuda diharapkan mampu membawa ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi untuk menjawab tantangan bangsa sekaligus memperkuat posisi Indonesia di tingkat dunia. (*)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow