Lewat Eksperimen Interaktif, Mahasiswa Kukerta Unri Ajarkan PHBS dan Gizi Seimbang kepada Siswa SDN 04 Pebadaran

Mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau Kampung Pebadaran 2026 menggelar sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pedoman gizi "Isi Piringku" di SD Negeri 04 Pebadaran. Edukasi dikemas melalui storytelling dan eksperimen kelompok agar siswa lebih mudah memahami pentingnya kebersihan dan gizi seimbang.

Lewat Eksperimen Interaktif,  Mahasiswa Kukerta Unri Ajarkan PHBS dan Gizi Seimbang kepada Siswa SDN 04 Pebadaran
Mahasiswa Kukerta Unri mengajarkan PHBS dan pedoman "Isi Piringku" melalui metode storytelling dan eksperimen interaktif bagi siswa SDN 04 Pebadaran. (Sumber: Kelompok Kukerta Unri Kampung Pebadaran)

RINGKASAN BERITA:

  • Mahasiswa Kukerta Unri mengajarkan PHBS dan pedoman "Isi Piringku" melalui metode storytelling dan eksperimen interaktif.
  • Siswa melakukan percobaan sederhana menggunakan air, merica, dan sabun untuk memahami pentingnya mencuci tangan.
  • Edukasi gizi dikemas dalam praktik menyusun komposisi makanan seimbang menggunakan media karton dan stiker sehingga lebih mudah dipahami anak-anak.

RIAUCERDAS.COM, SIAK - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (Unri) Kampung Pebadaran, Kecamatan Pusako Kabupaten Siak Tahun 2026 memilih pendekatan interaktif untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih dan pola makan bergizi kepada siswa SD Negeri 04 Pebadaran.

Melalui perpaduan metode bercerita dan praktik langsung, para siswa diajak memahami pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pedoman gizi "Isi Piringku" sejak usia dini.

Sosialisasi yang digelar pada Selasa (21/7/2026) itu diikuti siswa kelas IV, V, dan VI.

Kegiatan dilaksanakan sebagai respons terhadap tingginya aktivitas anak-anak yang sering bermain di luar ruangan sehingga berisiko terpapar debu, pasir, dan tanah.

Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilih makanan bergizi agar tidak mudah tergoda mengonsumsi jajanan yang kurang sehat.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut. Acara dibuka melalui sambutan yang diwakili Wali Kelas IV A, Atik Winarsih.

Agar materi lebih mudah dipahami, mahasiswa Kukerta menerapkan metode storytelling dan project-based learning.

Seluruh praktik dilakukan secara berkelompok untuk melatih kerja sama antarsiswa.

Pada sesi pertama, materi PHBS dengan fokus pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun disampaikan oleh Yuri dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Via dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Edukasi tersebut bertujuan membangun kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Usai penyampaian materi, siswa mengikuti eksperimen sederhana menggunakan air, merica, dan sabun.

Praktik yang dipandu Ketua Kelompok Kukerta, Abidillah dari Fakultas Teknik, bersama Putri dari Fakultas Perikanan dan Kelautan (Faperika), memperlihatkan secara visual bagaimana sabun dapat memecah dan menjauhkan kotoran atau kuman dari permukaan kulit.

Setiap kelompok didampingi satu anggota Kukerta selama kegiatan berlangsung.

Untuk menjaga semangat peserta, mahasiswa juga menyisipkan sesi ice breaking yang dipandu Sohibbal dari Fakultas Teknik dan Daffa dari Fakultas Pertanian sebelum memasuki materi berikutnya.

Pada sesi kedua, Diva dari FEB dan Hilmi dari Fakultas Teknik menyampaikan materi tentang pedoman gizi "Isi Piringku".

Melalui metode bercerita, siswa dikenalkan pada komposisi ideal makanan dalam satu piring, meliputi makanan pokok, lauk pauk, sayuran, dan buah-buahan.

Pemahaman tersebut kemudian diperkuat melalui praktik kelompok yang dipandu Sofia dari FKIP dan Risya dari FEB.

Setiap kelompok memperoleh karton bergambar pola "Isi Piringku" dan diminta menempatkan stiker berbagai jenis makanan sesuai proporsi yang benar.

Kegiatan ini mengajak siswa mempraktikkan secara langsung konsep gizi seimbang yang telah dipelajari.

Mahasiswa Kukerta Berdampak Unri berharap sosialisasi tersebut mampu menumbuhkan kebiasaan hidup bersih, sehat, dan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang pada siswa sejak dini.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat apresiasi dari Mahasiswa Kukerta Unri Kampung Pebadaran 2026 kepada pihak SD Negeri 04 Pebadaran yang diwakili Atik Winarsih.

Setelah itu, mahasiswa dan para siswa mengakhiri kegiatan dengan sesi foto bersama.(rls)