Bupati Rohul Lepas 191 Jemaah Haji, Dua Tertunda karena Kesehatan

Sebanyak 191 jemaah calon haji asal Rokan Hulu diberangkatkan menuju Madinah melalui Embarkasi Batam. Dua jemaah terpaksa menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan dan dijadwalkan berangkat pada kloter berikutnya.

Bupati Rohul Lepas 191 Jemaah Haji, Dua Tertunda karena Kesehatan
Bupati Rohul Anton ST MM melepas Jemaah Calon Haji yang berangkat ke Tanah Suci, Kamis (30/4/2026) di Embarkasi Haji Batam. (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA: 

  • Sebanyak 191 jemaah Rohul diberangkatkan, dua orang tertunda karena kesehatan.
  • Bupati Anton mengingatkan jemaah menghadapi cuaca ekstrem di Tanah Suci.
  • Pelayanan haji tahun ini mendapat apresiasi dari jemaah karena lebih maksimal.

RIAUCERDAS.COM, BATAM - Sebanyak 191 jemaah calon haji asal Kabupaten Rokan Hulu resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Batam, Kamis (30/4/2026).

Namun, dua jemaah harus menunda keberangkatan karena alasan kesehatan dan dijadwalkan menyusul pada kloter berikutnya.

Pelepasan rombongan yang tergabung dalam Kloter 8 ini dilakukan langsung oleh Bupati Rohul, Anton, di Asrama Haji Batam. 

Dalam kesempatan tersebut, ia berpesan agar para jemaah menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah haji.

"Jaga kesehatan di sana dan kondisi fisik," pinta Bupati Anton.

Ia mengingatkan bahwa cuaca di Tanah Suci diperkirakan cukup ekstrem dengan suhu panas yang berpotensi menguras stamina jemaah.

Selain itu, Anton juga menekankan pentingnya mengikuti arahan pembimbing haji agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar dan sesuai ketentuan.

"Patuhi instruksi pembimbing. Semoga selamat sampai tujuan, diberikan kelancaran dalam beribadah, dan kembali ke tanah air sebagai Haji yang Mabrur dan Mabruroh," doanya.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat sekitar pukul 06.00 WIB.

Setengah jam kemudian, rombongan jemaah bersama sebagian jemaah dari Kabupaten Kuantan Singingi bertolak menuju Bandara Hang Nadim untuk selanjutnya terbang ke Madinah, Arab Saudi.

Bupati Anton menjelaskan bahwa dua jemaah yang tertunda keberangkatannya masih menjalani pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

"Dua jemaah kita terpaksa ditunda keberangkatannya hari ini karena kondisi kesehatan yang kurang fit dan masih menunggu pemeriksaan dari dokter spesialis paru. Namun, insyaAllah mereka akan tetap diberangkatkan pada Kloter 12 pada tanggal 5 Mei mendatang," ujarnya.

Pelepasan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Rohul sebagai bentuk dukungan moril. Di antaranya Ketua DPRD Rohul, Kemenag Rohul, hingga jajaran OPD dan unsur Forkopimda.

Salah satu jemaah mengaku pelayanan haji tahun ini mengalami peningkatan signifikan.

Ia menilai pendampingan yang diberikan pemerintah daerah sejak keberangkatan hingga di embarkasi sangat membantu dan memberikan rasa nyaman.

Fasilitas serta layanan “jemput bola” yang diberikan disebut menjadi motivasi tambahan bagi para jemaah dalam memulai perjalanan ibadah ke Tanah Suci. (*)