Naik Motor Saat Sidak WFH, Bupati Kampar Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Bupati Kampar Ahmad Yuzar melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah OPD untuk memastikan pelaksanaan Work From Home (WFH) tidak mengganggu pelayanan masyarakat. Dalam sidak tersebut, ia memilih menggunakan sepeda motor sebagai bentuk efisiensi anggaran sekaligus mempermudah pengawasan langsung di lapangan.

Naik Motor Saat Sidak WFH, Bupati Kampar Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal
Mengendarai sepeda motor, Bupati Kampar Ahmad Yuzar melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah kantor organisasi perangkat daerah pada Jumat (29/5/2026). (Sumber: Diskominfo Kampar)

RINGKASAN BERITA: 

  • Bupati Kampar menggunakan sepeda motor saat sidak sebagai simbol efisiensi anggaran dan efektivitas pengawasan lapangan.
  • Sidak dilakukan untuk memastikan sistem WFH tidak mengganggu kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
  • Hasil pemantauan menunjukkan pelayanan di DPMPTSP dan PPKBP3A Kampar tetap berjalan optimal meski menerapkan pola kerja fleksibel.

RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Bupati Kampar Ahmad Yuzar menunjukkan komitmennya terhadap efisiensi pemerintahan dengan menggunakan sepeda motor saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Jumat (29/5/2026).

Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan penerapan sistem Work From Home (WFH) tetap berjalan efektif tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kunjungannya, Ahmad Yuzar meninjau langsung aktivitas pelayanan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) Kabupaten Kampar.

Selain memeriksa kehadiran aparatur sipil negara, Bupati juga mengevaluasi sistem pelayanan yang diterapkan serta kesiapan fasilitas pendukung yang digunakan selama pelaksanaan pola kerja fleksibel.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh layanan publik tetap dapat diakses masyarakat secara maksimal.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa pelayanan di kedua OPD tersebut tetap berlangsung normal meskipun sebagian pegawai menjalankan tugas melalui mekanisme WFH.

Masyarakat juga masih dapat memperoleh layanan sebagaimana mestinya.

Penggunaan sepeda motor dalam kegiatan sidak menjadi perhatian tersendiri.

Ahmad Yuzar menilai moda transportasi tersebut lebih efektif untuk menjangkau berbagai lokasi pelayanan sekaligus sejalan dengan semangat penghematan anggaran yang tengah diterapkan pemerintah daerah.

Menurutnya, efisiensi tidak hanya diterapkan dalam pengelolaan program dan anggaran, tetapi juga harus tercermin dalam aktivitas pemerintahan sehari-hari.

“Kita ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Sistem WFH harus tetap diimbangi dengan disiplin dan tanggung jawab aparatur, sehingga kualitas pelayanan publik tidak berkurang. Selain itu, semangat efisiensi juga harus diterapkan dalam setiap aktivitas pemerintahan,” tutup Bupati.

Ia menambahkan bahwa penggunaan sepeda motor juga memberikan kemudahan dalam melakukan pengawasan lapangan secara langsung dan cepat.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi contoh penerapan budaya kerja yang sederhana, efektif, dan berorientasi pada hasil.

Melalui sidak tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar kembali menegaskan fokusnya dalam menjaga kualitas pelayanan publik di tengah penerapan sistem kerja fleksibel.

Pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan disiplin aparatur serta penerapan prinsip efisiensi untuk menghadirkan layanan yang cepat, tepat, dan profesional bagi masyarakat. (adv)