UIR Jadi Rujukan Benchmarking SPMI dan Kurikulum OBE bagi Institut Setih Setio Muaro Bungo

Universitas Islam Riau (UIR) menerima kunjungan Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio Muaro Bungo, Jambi, untuk melakukan benchmarking penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME), dan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) sebagai bentuk penguatan kerja sama.

UIR Jadi Rujukan Benchmarking SPMI dan Kurikulum OBE bagi Institut Setih Setio Muaro Bungo
Universitas Islam Riau (UIR) menjadi tujuan benchmarking Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio Muaro Bungo, Jambi, Rabu (15/7/2026). (Sumber: UIR)

RINGKASAN BERITA:

  • UIR menjadi rujukan benchmarking penerapan SPMI, SPME, dan Kurikulum OBE bagi Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio Muaro Bungo.
  • UIR memaparkan implementasi sistem penjaminan mutu yang mengacu pada standar nasional dan internasional, termasuk SN-DIKTI, BAN-PT, serta ISO.
  • Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) sebagai langkah memperkuat kolaborasi dan pengembangan mutu pendidikan tinggi.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Universitas Islam Riau (UIR) menjadi tujuan benchmarking Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio Muaro Bungo, Jambi, dalam penguatan tata kelola mutu perguruan tinggi.

Kunjungan tersebut difokuskan pada pembelajaran penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME), serta Kurikulum Outcome-Based Education (OBE).

Kegiatan yang berlangsung di Kampus UIR, Rabu (15/7/2026), juga menghasilkan penandatanganan Implementation Agreement (IA) sebagai bentuk komitmen kedua perguruan tinggi dalam memperkuat kolaborasi di bidang akademik dan pengembangan mutu.

Rombongan Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio Muaro Bungo diterima oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, dan Inovasi UIR, Prof. Dr. Fathurrahman, S.P., M.Sc., yang mewakili Rektor UIR Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H.

Turut hadir Kepala Badan Kerja Sama dan Urusan Internasional (BKUI) Dini Tiara Sasmi, S.IP., M.Si., M.A., Direktur Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran (DPP) Prof. Dr. Anas Puri, S.T., M.T., Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Dr. Ir. H. Asrol, M.Ec., beserta kepala divisi dari berbagai unit di lingkungan UIR.

Sementara itu, rombongan Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio Muaro Bungo dipimpin Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Ariyanto, M., S.E., M.Si., bersama Kepala LPM Dr. Nanang Al Hidayat, S.H., M.H., serta sejumlah pimpinan program studi dan unit kerja lainnya.

Dalam sesi benchmarking, Kepala LPM UIR, Dr. Ir. H. Asrol, M.Ec., memaparkan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal sebagai fondasi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Ia menjelaskan bahwa penyusunan indikator kinerja di UIR mengacu pada visi, misi, tujuan, dan sasaran (VMTS), serta berbagai standar nasional maupun internasional, seperti Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI), Indikator Kinerja Utama (IKU) Dikti, BAN-PT, LAM-PT, standar akreditasi internasional, ISO 21001:2018, ISO 9001:2015, hingga berbagai pemeringkatan perguruan tinggi dunia.

"Terdapat tiga model implementasi SPMI, yakni membentuk unit khusus SPMI, mengintegrasikan SPMI ke dalam struktur manajemen perguruan tinggi, atau mengombinasikan kedua model tersebut. Melalui sistem yang terstruktur, implementasi mutu diharapkan berjalan secara berkelanjutan dan mampu mendukung budaya mutu di seluruh unit kerja,” ujar Asrol.

Selain sistem penjaminan mutu, peserta benchmarking juga mendapatkan pemaparan mengenai penerapan Kurikulum OBE yang disampaikan Direktur Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran UIR, Prof. Dr. Anas Puri, S.T., M.T.

Menurutnya, pendekatan OBE berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan sehingga menjadi strategi penting untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja sekaligus memenuhi standar pendidikan tinggi.

Melalui kegiatan tersebut, kedua perguruan tinggi juga berbagi praktik baik (best practices) dalam pengelolaan mutu, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan akreditasi, dan pengembangan daya saing institusi.

Sebagai tindak lanjut, UIR dan Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio Muaro Bungo menandatangani IA untuk memperkuat kerja sama dalam pengembangan akademik dan penjaminan mutu perguruan tinggi. (*)