Naik Motor Masuk Dusun, Bupati Siak Antar Langsung Paket Ramadan ke Mustahik
Bupati Siak Afni Zulkifli mengendarai sepeda motor untuk menyerahkan langsung paket Ramadan kepada mustahik di Dusun Teluk Musahab. Aksi ini menjadi bagian safari Ramadan sekaligus menyerap aspirasi warga pelosok.
RINGKASAN BERITA:
- Bupati Afni mengantar langsung bantuan Ramadan ke 10 mustahik di Bungaraya.
- Bantuan berupa sembako dan uang tunai disalurkan door to door menggunakan sepeda motor.
- Ia juga mengapresiasi swadaya warga membangun Masjid An-Nur di Kampung Temusai.
RIAUCERDAS.COM, SIAK - Aksi berbeda ditunjukkan Bupati Afni Zulkifli saat safari Ramadan 1447 Hijriah.
Afni memilih mengendarai sepeda motor untuk mengantarkan langsung bantuan paket Ramadan bahagia kepada mustahik di Dusun Teluk Musahab, Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak.
Sebanyak 10 penerima bantuan didatangi langsung ke rumah masing-masing, mulai dari guru ngaji, imam masjid, gharim masjid hingga warga mustahik.
Bantuan yang diserahkan berupa paket sembako dan uang tunai.
"Alhamdulillah, har ini saya menyerahkan langsung paket bahagia ramadan kepada orang tua kita di Bungaraya," ujar Bupati Afni, Jum'at (27/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian safari Ramadan yang juga dimanfaatkan untuk menyapa warga secara langsung sekaligus mendengar keluh kesah masyarakat di pelosok kampung.
"Kami berharap bantuan yang diberikan ada paket sembako dan uang tunai ini, dapat meringankan beban bapak ibu. Saya ke sini, ingin bersilaturahmi dengan bapak/ibu," ungkapnya.
Ia mengaku harus melintasi jalan yang sulit dilalui demi bertemu langsung warga.
Namun, pengalaman tersebut memberi kepuasan tersendiri karena bisa mendengar cerita masyarakat secara langsung.
"Mohon doanya ya bapak ibu, kami selama memimpin diberikan kesehatan dan kekuatan. Doakan juga Kabupaten Siak semoga menjadi negeri Baldatun Tayyibatun Warabbun Ghafur," tutur bupati Afni.
Dalam kesempatan itu, Afni juga memuji kekompakan masyarakat Kampung Temusai yang membangun Masjid An-Nur secara swadaya.
Saat diresmikan, progres pembangunan masjid tersebut telah mencapai sekitar 70 persen dan sudah bisa digunakan untuk beribadah.
"Ini luar biasa, bapak ibu kompak bangun rumah ibadah dengan dana swadaya. Jika sudah mari kita ramaikan masjid ini untuk salat lima waktu, kemudian digunakan kegiatan keagamaan," ujarnya. (*)