Lanud Roesmin Nurjadin Cetak Dua Penerbang Tempur F-16 Baru

Lanud Roesmin Nurjadin kembali menambah jajaran penerbang tempur TNI AU. Dua pilot muda Skadron Udara 16 resmi dinyatakan mampu menerbangkan pesawat tempur F-16 secara mandiri setelah menuntaskan latihan dan evaluasi ketat.

Lanud Roesmin Nurjadin Cetak Dua Penerbang Tempur F-16 Baru
Dua perwira penerbang muda, Lettu Pnb Muhammad Ervin Adamy dan Letda Pnb Muhammad Rizal Fahlevy, resmi dinyatakan lulus sebagai penerbang tempur F-16 penyematan Patch Ryder Sierra oleh Komandan Lanud Rsn, Marsma TNI Abdul Haris. (Sumber: Media Center Riau).

RINGKASAN BERITA:

  • Dua pilot muda Skadron Udara 16 lulus terbang solo F-16
  • Penyematan Patch Ryder Sierra sebagai pengakuan resmi
  • Danlanud tekankan tanggung jawab besar menjaga kedaulatan udara

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn) kembali mencatatkan pencapaian penting dalam pembinaan sumber daya manusia pertahanan udara.

Dua perwira penerbang muda, Lettu Pnb Muhammad Ervin Adamy dan Letda Pnb Muhammad Rizal Fahlevy, resmi dinyatakan lulus sebagai penerbang tempur F-16.

Kedua pilot tersebut berasal dari Skadron Udara 16 Wing Udara 3.1 Grup 3 Tempur.

Mereka berhasil menuntaskan tahapan terbang solo transisi VI, yang menjadi penanda kemampuan menerbangkan pesawat tempur F-16 secara mandiri tanpa pendamping instruktur.

Keberhasilan ini ditandai dengan penyematan Patch Ryder Sierra oleh Komandan Lanud Rsn, Marsma TNI Abdul Haris.

Patch tersebut menjadi simbol pengakuan resmi atas kelayakan dan kesiapan seorang penerbang dalam mengawaki alutsista strategis TNI AU.

Dalam sambutannya, Danlanud Rsn menyampaikan bahwa tradisi terbang solo bukan sekadar seremoni rutin, melainkan momen penting yang memiliki nilai historis bagi setiap penerbang tempur.

Menurutnya, tahapan tersebut merupakan hasil dari proses panjang pendidikan, latihan intensif, serta evaluasi ketat yang harus dilalui sebelum seorang pilot dinyatakan siap mengemban tugas operasional.

“Kepada para penerbang yang hari ini melaksanakan terbang solo transisi VI, saya menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga,” ujar Danlanud, Sabtu (7/2/2026).

Ia menegaskan bahwa pesawat tempur F-16 memiliki peran strategis dalam sistem pertahanan udara nasional, baik dalam misi pengamanan wilayah udara maupun operasi penyerangan.

Oleh karena itu, kepercayaan untuk menerbangkan pesawat tersebut merupakan kehormatan besar yang sarat dengan tanggung jawab.

Danlanud juga mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme, disiplin, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan terbang dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Pencapaian ini bukanlah titik akhir. Justru ini adalah awal dari tanggung jawab dan pengabdian yang lebih besar. Teruslah meningkatkan kemampuan dan selalu menjunjung tinggi keselamatan terbang serta kerja,” tegasnya.

Dengan bertambahnya penerbang tempur F-16 yang siap operasional, Lanud Roesmin Nurjadin diharapkan semakin memperkuat kesiapsiagaan TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara Negara Kesatuan Republik Indonesia. (*)