Qari Cilik Indonesia Juara Dunia di Irak, MTQ Internasional Al-Ameed 2026

Indonesia kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam MTQ Internasional Al-Ameed ke-3 di Karbala, Irak, qari cilik asal Nusa Tenggara Barat berhasil meraih juara pertama, menegaskan kuatnya pembinaan tilawah Al-Qur’an di Indonesia sejak usia dini.

Qari Cilik Indonesia Juara Dunia di Irak, MTQ Internasional Al-Ameed 2026
Para qari asal Indonesia yang berhasil mengharumkan nama negara di ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an Internasional Al-Ameed ke-3 di Karbala, Irak. (Sumber: Kemenag)

RINGKASAN BERITA: 

  • Peserta Indonesia sukses meraih Juara I kategori anak-anak
  • MTQ Al-Ameed diikuti qari terbaik dari berbagai negara dengan seleksi ketat
  • Prestasi ini memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat seni baca Al-Qur’an dunia

RIAUCERDAS.COM, IRAK - Nama Indonesia kembali berkibar di panggung internasional melalui ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional Al-Ameed ke-3 yang digelar di Karbala, Republik Irak.

Dalam kompetisi bergengsi tersebut, peserta asal Indonesia berhasil meraih Juara I pada kategori anak-anak.

MTQ Internasional Al-Ameed diselenggarakan oleh Komite Tinggi Atabah Huseiniyah dan berlangsung pada 22 Januari hingga 5 Februari 2026, bertepatan dengan bulan Syakban 1447 Hijriah.

Ajang ini mempertemukan para qari terbaik dari berbagai negara untuk berkompetisi dalam seni tilawah Al-Qur’an.

Indonesia mengirimkan wakil pada dua kategori, yakni dewasa dan anak-anak.

Pada kategori dewasa, Maman Setiawan dari Sulawesi Barat terhenti di babak penyisihan.

Sementara Reza Maulana Nurdin dari Kota Bogor, Jawa Barat, serta Mahfud Abdul Aziz dari Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, melaju hingga babak semifinal.

Prestasi tertinggi diraih pada kategori anak-anak melalui M. Zian Fahrezi asal Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang dinobatkan sebagai Juara I MTQ Internasional Al-Ameed 2026.

Sementara peserta Indonesia lainnya, Muhammad Iqbal dari Kota Batam, Kepulauan Riau, berhasil menembus babak semifinal.

Seluruh peserta yang tampil di Irak sebelumnya melewati proses seleksi ketat melalui pengiriman video tilawah.

Dari ratusan pendaftar, panitia hanya memilih 35 peserta dewasa dan 15 peserta anak-anak untuk bertanding langsung di Karbala, dengan seluruh biaya ditanggung oleh pemerintah Irak.

Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI, Muchlis M Hanafi, menyebut kemenangan M. Zian Fahrezi sebagai capaian tertinggi Indonesia dalam ajang MTQ Al-Ameed.

Ia menilai prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan tilawah Al-Qur’an di Tanah Air sejak usia dini.

“Zian saat ini berusia 11 tahun dan masih duduk di kelas IV sekolah dasar. Keberhasilannya menunjukkan bahwa pembinaan yang berkelanjutan mampu melahirkan qari berprestasi di tingkat dunia,” ujar Muchlis dilansir dari portal Kemenag, Sabtu (7/2/2026).

Muchlis juga menjelaskan bahwa MTQ Internasional Al-Ameed dikenal memiliki standar penilaian yang sangat ketat, meliputi aspek tajwid, fashahah, kualitas suara, penguasaan maqamat, hingga adab dalam tilawah.

Kementerian Agama RI, lanjut Muchlis, menyampaikan apresiasi kepada para peserta, pembina, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan MTQ.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikan MTQ sebagai sarana pembentukan karakter bangsa. (*)