Program Kukerta Unri: Anak PAUD Bantan Tua Dikenalkan Cara Sikat Gigi yang Benar

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau Desa Bantan Tua mengedukasi anak-anak KB Permata Sari Bantan tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi melalui sosialisasi PHBS. Kegiatan dikemas secara interaktif dengan pembuatan alat peraga dan praktik menyikat gigi yang benar.

Program Kukerta Unri: Anak PAUD Bantan Tua Dikenalkan Cara Sikat Gigi yang Benar
Mahasiswa Kukerta Unri Desa Bantan Tua mengajarkan cara menyikat gigi yang benar kepada anak-anak PAUD melalui metode praktik langsung. (Sumber : Kelompok Kukerta Unri Desa Bantan Tua)

RINGKASAN BERITA:

  • Mahasiswa Kukerta Unri mengajarkan cara menyikat gigi yang benar kepada anak-anak melalui metode praktik langsung.
  • Edukasi dikemas kreatif dengan alat peraga dari spons dan stik es krim agar mudah dipahami anak usia dini.
  • Program bertujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini melalui pembelajaran yang interaktif.

RIAUCERDAS.COM, BENGKALIS - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (Unri) Desa Bantan Tua, Kabupaten Bengkalis menggelar edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan fokus pada pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut bagi anak usia dini. 

Kegiatan yang berlangsung di KB Permata Sari Bantan, Kamis (23/7/2026), dikemas secara interaktif agar peserta lebih mudah memahami kebiasaan menyikat gigi yang benar.

Program tersebut dilaksanakan oleh sepuluh mahasiswa Kukerta Unri di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Hendra Taufik, S.T., M.Sc.

Kegiatan juga mendapat dukungan dari Penjabat (Pj.) Kepala Desa Bantan Tua, Ners. Harmidayanti, S.Kep., serta Kepala KB Permata Sari Bantan, Rita Elvianti.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut sejak dini sebagai bagian dari penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.

Materi disampaikan oleh Alya Lathifa dan Dhea Amiarti.

Keduanya menjelaskan manfaat menyikat gigi secara rutin, waktu yang tepat untuk menggosok gigi, hingga risiko yang dapat muncul apabila kesehatan gigi tidak dirawat.

Penyampaian dilakukan menggunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh peserta didik.

Untuk meningkatkan minat belajar, mahasiswa menghadirkan media edukasi berupa alat peraga sikat gigi yang dibuat dari spons dan stik es krim.

Anak-anak kemudian menggunakan alat tersebut untuk membersihkan gambar gigi yang masih kotor sebagai simulasi pentingnya menjaga kebersihan gigi.

Setelah itu, peserta diajak mempraktikkan teknik menyikat gigi yang benar.

Mahasiswa membimbing anak-anak menyikat bagian depan, belakang, hingga permukaan gigi dengan gerakan yang tepat sehingga mereka dapat menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari.

Sebagai penutup, mahasiswa mengadakan kuis interaktif untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan antusias dari anak-anak.

Salah seorang pemateri, Alya Lathifa, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari program kerja Kukerta Unri untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.

"Melalui kegiatan ini kami berharap anak-anak dapat memahami pentingnya menggosok gigi dengan cara yang baik dan benar serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kebiasaan baik ini dapat terus dilakukan sehingga kesehatan gigi dan mulut mereka tetap terjaga," ujar Alya Lathifa.

Mahasiswa Kukerta Unri Desa Bantan Tua berharap edukasi tersebut mampu membentuk kebiasaan menyikat gigi secara rutin dan benar, sekaligus meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat sejak dini.

Kelompok Kukerta Unri di Desa Bantan Tua terdiri dari Alya Lathifa, Dhea Amiarti, Jaka, Jeny Higreta, Lulu Nur Hafizah, Nandaramsyah Tio Anugrah, Nofrian Muhammad, Sohibul Ahyar, Utari Oktadika, dan Yolanda Dwi Rantini. (rls)