600 Wisudawan UIN Suska Riau Ikuti Prosesi Hari Kedua, Kampus Tekankan Peran Lulusan sebagai Agen

Sebanyak 600 wisudawan mengikuti hari kedua wisuda UIN Suska Riau 2026, dengan pesan kuat dari rektor agar lulusan menjadi agen perubahan berintegritas di tengah masyarakat.

600 Wisudawan UIN Suska Riau Ikuti Prosesi Hari Kedua, Kampus Tekankan Peran Lulusan sebagai Agen
Sebanyak 600 wisudawan mengikuti hari kedua wisuda UIN Suska Riau 2026, Rabu (6/5/2026). (Sumber: uin-suska.ac.id)

RINGKASAN BERITA:

  • Sebanyak 600 wisudawan mengikuti prosesi hari kedua wisuda UIN Suska Riau 2026.
  • Rektor menegaskan lulusan harus menjadi agen perubahan berintegritas di masyarakat.
  • Dua mahasiswa ditetapkan sebagai wisudawan terbaik tingkat universitas.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau menegaskan peran strategis lulusan sebagai agen perubahan dalam pelaksanaan hari kedua wisuda Periode II Tahun 2026.

Pesan ini mengemuka di tengah prosesi akademik yang diikuti ratusan wisudawan di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa UIN Suska Riau, Selasa (6/5/2026).

Sebanyak 600 wisudawan mengikuti rangkaian Sidang Senat Terbuka yang merupakan bagian dari wisuda Program Doktor ke-73, Magister ke-105, serta Sarjana dan Diploma ke-125.

Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat, menandai keberhasilan para peserta dalam menyelesaikan studi di jenjang masing-masing.

Sidang dibuka secara resmi oleh Ketua Senat, Prof. Dr. Hj. Zaitun, M.Ag, dan dihadiri pimpinan universitas, anggota senat, dosen, serta keluarga wisudawan.

Turut hadir perwakilan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Harris, serta Ketua Ikatan Alumni (IKA) UIN Suska Riau, Yudi MS.

Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianty, S.E., M.Si., Ak., CA, menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Ia mengingatkan pentingnya tanggung jawab moral lulusan dalam mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.

“Lulusan UIN Suska Riau diharapkan menjadi insan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, etika, serta akhlak yang baik. Jadilah pribadi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, menjaga nilai-nilai keislaman, dan memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara,” kata dia.

Rektor juga menyoroti pentingnya pembelajaran sepanjang hayat di tengah dinamika global.

Lulusan diminta terus meningkatkan kompetensi dan daya saing tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman sebagai landasan utama.

Pada kesempatan tersebut, UIN Suska Riau menetapkan dua wisudawan terbaik tingkat universitas, yakni Ahmad Rifqi dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (S2) dan Deska Indri Yani dari Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam (S1).

Pelaksanaan wisuda hari kedua ini mempertegas komitmen UIN Suska Riau dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa. (*)