110 Calon Awardee BIB Kemenag Ikuti Seleksi S2 Double Degree Australia

Sebanyak 110 calon awardee Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag mengikuti Tes Bakat Skolastik untuk Program S2 Double Degree TESOL kerja sama UIN Sunan Ampel Surabaya dan University of Canberra Australia. Program ini menggunakan skema co-funding LPDP dan Australian Award Scholarship.

110 Calon Awardee BIB Kemenag Ikuti Seleksi S2 Double Degree Australia
Sebanyak 110 calon awardee Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama mengikuti seleksi Program S2 Double Degree antara UIN Sunan Ampel Surabaya dan University of Canberra, Australia. (Sumber: Kemenag)

RINGKASAN BERITA:

  • 110 calon awardee ikut seleksi S2 Double Degree TESOL Australia–Indonesia.

  • Skema co-funding LPDP-Kemenag dan Australian Award Scholarship.

  • Pendaftaran BIB Kemenag 2026 direncanakan dibuka Maret–April.

RIAUCERDAS.COM, SURABAYA - Sebanyak 110 calon awardee Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama mengikuti seleksi Program S2 Double Degree antara UIN Sunan Ampel Surabaya dan University of Canberra, Australia.

Seleksi tahap II berupa Tes Bakat Skolastik (TBS) digelar secara daring di Surabaya, Sabtu (21/2/2026).

Program Double Degree ini difokuskan pada bidang Teaching English as Second or Foreign Language (TESOL) dengan skema satu tahun studi di UIN Sunan Ampel Surabaya dan satu tahun di University of Canberra Australia.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Setjen Kemenag, Ruchman Basori, mengapresiasi pelaksanaan seleksi yang menggandeng Pusat Studi Pengukuran dan Pengujian Pendidikan (PSPPP) UIN Sunan Ampel Surabaya.

“Sinergi antara Puspenma dan PSPPP UIN Sunan Ampel Surabaya berjalan efektif, diharapkan mampu menjaring calon awardee yang unggul,” ujarnya.

Menurut Ruchman, program Double Degree BIB merupakan bagian dari strategi Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, khususnya dalam penguatan pembelajaran Bahasa Inggris di lingkungan pendidikan keagamaan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Program S2 Double Degree TESOL ini merupakan layanan BIB co-founding.

Pembiayaan satu tahun studi di UIN Surabaya didukung penuh oleh LPDP-Kementerian Agama, sementara satu tahun di Australia dibiayai oleh Australian Award Scholarship (AAS).

“LPDP sangat berharap agar layanan beasiswanya termasuk yang berkolaborasi dengan Kemenag diskemakan dengan co-founding, karena akan lebih strategis dan efisien,” kata Ruchman.

Terkait seleksi umum BIB Kemenag 2026, Ruchman menyebut prosesnya tengah dipersiapkan.

“Insya Allah bulan Maret–April akan dibuka pendaftaran untuk menyeleksi putra-puteri berbakat dalam binaan Kementerian Agama,” ujarnya.

Ketua PSPPP UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Kusaeri, menjelaskan bahwa TBS merupakan seleksi tahap II. Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap III berupa wawancara.

Ia menyebut tingkat kehadiran peserta mencapai 100 persen dan pelaksanaan ujian berjalan sesuai standar operasional prosedur.

Tim Monitoring dari Puspenma Kemenag turut hadir memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung transparan, akuntabel, dan objektif. (*)