Sekolah Nyaman dan Anak Kenyang, Mendikdasmen Tinjau Langsung Dampak MBG dan Revitalisasi di Bogor
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Program Revitalisasi Sekolah di Kabupaten Bogor. Dua program ini dinilai saling melengkapi dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta meningkatkan semangat belajar peserta didik, termasuk dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
RINGKASAN BERITA:
- Dua sekolah di Babakan Madang menerima perbaikan signifikan
- Program MBG tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga meningkatkan antusiasme, kesehatan, dan energi peserta didik
- Mendikdasmen mengajak siswa menghadapi Tes Kemampuan Akademik dengan rasa gembira dan percaya diri
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Program Revitalisasi Sekolah di Kabupaten Bogor.
Dua program ini dinilai saling melengkapi dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta meningkatkan semangat belajar peserta didik, termasuk dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Upaya pemerintah menghadirkan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan terus diperkuat. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 2 Babakan Madang dan SD Negeri Bojongkoneng 02, Kabupaten Bogor.
Kunjungan itu untuk melihat langsung keterpaduan Program MBG dan Program Revitalisasi Sekolah.
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan lingkungan fisik sekolah yang layak, sekaligus pemenuhan gizi peserta didik agar proses belajar berjalan optimal.
Revitalisasi Sekolah
Melalui Program Revitalisasi Sekolah, pemerintah memperbaiki sarana dan prasarana agar sekolah menjadi tempat belajar yang aman dan nyaman.
Di SMP Negeri 2 Babakan Madang yang memiliki 480 murid, sekolah telah menerima bantuan rehabilitasi tiga ruang kelas serta pembangunan fasilitas toilet baru yang rampung pada Desember 2025.
Pihak sekolah menyebut perbaikan ini sangat membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan meningkatkan semangat siswa.
Sementara itu, SD Negeri Bojongkoneng 02 dengan 291 murid menerima revitalisasi yang lebih luas, meliputi rehabilitasi enam ruang kelas, ruang perpustakaan, toilet lama, ruang UKS, ruang administrasi, pembangunan satu ruang kelas baru, serta satu paket toilet baru.
Kepala SD Negeri Bojongkoneng 02, Ade Irma Suryani, mengungkapkan bahwa sebelum revitalisasi, sekolah menghadapi berbagai kendala seperti ruang kelas bocor dan lantai rusak yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan siswa.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Sekolah menjadi lebih aman dan nyaman, anak-anak lebih bahagia, dan semangat belajar mereka meningkat,” ujarnya.
Tambah Energi dan Antusiasme
Selain fasilitas sekolah, Mendikdasmen juga meninjau langsung pelaksanaan Program MBG.
Program ini memberikan asupan makanan bergizi dengan rasa yang disukai anak-anak, sehingga membantu menjaga kesehatan, stamina, dan konsentrasi selama belajar.
Antusiasme peserta didik terlihat jelas saat menikmati MBG sebagai bagian dari rutinitas sekolah.
Mendikdasmen menegaskan bahwa MBG bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga sarana pembelajaran nilai-nilai positif.
Melalui MBG, siswa dibiasakan berdoa sebelum dan sesudah makan, menjaga kerapihan, serta melatih kedisiplinan saat makan bersama.
Di SD Negeri Bojongkoneng 02, Mendikdasmen juga meninjau kesiapan peserta didik menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Ia berinteraksi langsung dengan murid kelas VI yang baru selesai menikmati MBG.
“Persiapkan dengan baik, tetap gembira, semangat, dan jangan takut saat mengerjakan TKA,” pesan Abdul Mu’ti.
Ia menekankan bahwa kebiasaan hidup sehat harus diterapkan secara konsisten, baik di sekolah maupun di rumah.
Anak-anak juga diingatkan untuk mengurangi makanan instan dan membiasakan pola makan sehat.
Generasi Emas 2045
Menurut Mendikdasmen, lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, ditopang pemenuhan gizi yang baik serta suasana belajar yang menyenangkan, menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Generasi Emas Indonesia 2045.
Program revitalisasi sekolah dan MBG pun diharapkan terus berjalan beriringan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah di Indonesia. (*)